Wikileaks Difilmkan dalam 'Fifth Estate'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Kedutaan Ekuador di London, tempat suaka bagi pendiri WikiLeaks, Julian Assange, sejak Juni lalu. Julian tidak bisa keluar kedutaan tersebut, karena ia terancam tuduhan pelecehan seksual di Swedia dan ancaman dipenjara di Guantanamo oleh pemerintah Amerika Serikat. darkgovernment.com/reuters

    Foto Kedutaan Ekuador di London, tempat suaka bagi pendiri WikiLeaks, Julian Assange, sejak Juni lalu. Julian tidak bisa keluar kedutaan tersebut, karena ia terancam tuduhan pelecehan seksual di Swedia dan ancaman dipenjara di Guantanamo oleh pemerintah Amerika Serikat. darkgovernment.com/reuters

    TEMPO.CO, Jakarta- Julian Assenge, pendiri Wikileaks saat ini memang masih berlindung di Kedutaan Ekuador yang terletak di London akibat tuduhan pelecehan seksual yang ditimpakan padanya. Namun film Fifth Estate, yang mengisahkan upayanya dalam merintis situs kontroversial itu tetap jalan terus.

    Dikutip dari Telegraph, Rabu 23 Januari 2013, cuplikan pertama film ini akhirnya dibuka ke publik, menampilkan Benedict Cumberbatch yang berperan sebagai Assenge. Cumberbatch sebelumnya dikenal publik dalam perannya sebagai Sherlock Holmes di serial adaptasi modern dari cerita detektif fiktif legendaris tersebut. Di film ini Cumberbatch harus memakai wig berwarna pirang platinum untuk menutupi rambutnya yang berwarna kecokelatan.

    Cumberbatch akan ditemani Daniel Brühl yang berperan sebagai rekan Assenge ketika mendirikan Wikileaks, Daniel Domscheit-Berg.

    Fifth Estate merupakan kerjasama antara penulis naskah Josh Singer dengan Bill Condon, sutradara Twilight Saga : Breaking Dawn. "Film ini tidak akan memberikan penghakiman akhir atas kasus ini. Kami ingin menggali kompleksitas dan tantangan di era tranparansi informasi saat ini," ujar Cordon.

    Buku Inside WikiLeaks: My Time with Julian Assange at the World's Most Dangerous Website yang ditulis Domscheit-Berg pada 2011, disebutkan akan menjadi sumber utama penulisan naskah film yang rencananya akan masuk bioskop November mendatang ini. Sebagai catatan, Domscheit-Berg keluar dari Wikileaks pada 2010.

    Bila benar didasarkan pada buku yang dibuat mantan sekutu yang kini berbalik menyerangnya, Wikileaks tidak merestui pembuatan film ini.

    "Ini hanya akan memberikan pandangan negatif dan ketidaknetralan pada Wikileaks. Hollywood bukanlah tempat yang paling baik dalam merefleksikan sejarah,"kata juru bicara Wikileaks, Kristinn Hrafnsson.

    TELEGRAPH | DAILY MAIL | RATNANING ASIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.