HBO Dapatkan Hak Siar Dokumenter Pussy Riot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota grup band punk perempuan asal Rusia

    Anggota grup band punk perempuan asal Rusia "Pussy Riot" dari kiri: Maria Alyokhina, Yekaterina Samutsevich danNadezhda Tolokonnikova. REUTERS/Maxim Shemetov

    TEMPO.CO, Jakarta--HBO Documentary Films mendapatkan hak penyiaran di televisi atas dokumenter Pussy Riot - A Punk Prayer on Sunday. Hak ini didapatkan dua hari setelah karya ini diputar perdana di Sundance Film Festival, yang berlangsung sejak akhir pekan lalu.

    Dokumenter ini dikerjakan oleh Mike Lerner dan Maxim Pozdorovkin, menceritakan tentang penahanan tiga anggota perempuan grup musik punk asal Rusia. Ketiganya ditahan dan didakwa dengan tuduhan keagamaan setelah mereka tampil dalam konser yang bertajuk "punk prayer".

    Yang menjadikan kontroversial, konser ini diadakan di dalam gerekan katedral terbesar di Moskow sebagai bentuk protes terpilihnya Presiden Vladimir Putin, 2011 lalu. Penahanan mereka menjadi pembicaraan media internasional. Film ini mendapatkan akses tidak terbatas dan catatan kaki dari beberapa even serta wanita di balik aksi protes itu.

    Dalam pernyataannya, duo sutradara ini mengatakan,"kami sangat senang bekerja bersama HBO untuk membawa cerita penting ini kepada seluruh dunia." Meski begitu, pihak HBO sendiri belum mengumumkan kapan dokumenter ini akan disiarkan.

    EW | DEWI RETNO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.