Awkward I Gelar Konser di Erasmus Huis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup musik bergenre pop asal Belanda, Tim Knol saat menghibur penggemarnya di Pusat Kebudayaan Belanda (Erasmus Huis), Jakarta, Sabtu (14/4) malam. ANTARA/Agus Apriyanto

    Grup musik bergenre pop asal Belanda, Tim Knol saat menghibur penggemarnya di Pusat Kebudayaan Belanda (Erasmus Huis), Jakarta, Sabtu (14/4) malam. ANTARA/Agus Apriyanto

    TEMPO.COJakarta - Grup musik beraliran pop dari Belanda, Awkward I, bakal tampil di gedung Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, Jakarta, Senin, 21 Janurai 2013 malam ini. Grup musik yang beranggotakan Diederik Nomden (gitar, vokal), Djurre de Haan (gitar, backing vocal), Susanne Linssen (biola), Geert de Groot (bas), dan Bo Koek (drum) ini akan berkolaborasi dengan kelompok Nikimuzieku. Konser pembuka 2013 itu dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis.

    Di negaranya, Awkward dikenal juga dengan nama Djurre de Haan dari Groningen. Album debutnya, I Really Should Whisper, yang diluncurkan pada 2009 menarik minat penikmat musik di Belanda. Musik yang mereka tawarkan diawali introduksi yang menawan dengan kombinasi puisi dan kedalaman melodi. Musik yang variatif, halus, ritmik itu juga tampak pada album kedua mereka, Everything on Wheels (2011).

    Nikimuzieku adalah kelompok mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Semarang yang aktif melestarikan seni tradisional, seperti wayang dan gamelan. Sejak dibentuk pada 2008, Nikimuzieku sejak awal selalu mencari terobosan untuk memperkaya seni budaya Jawa dengan mengadaptasi konsep multikultural.

    Kelompok ini kerap menggelar pertunjukan wayang kulit Jawa dalam berbagai bahasa, seperti Jawa, Indonesia, Inggris, Mandarin, dan Belanda. Kelompok ini juga mengkolaborasikan seni tradisional Jepang, Taiko, dengan gamelan Jawa dalam pertunjukan musiknya.

    NUNUY NURHAYATI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.