Arti Ketenaran bagi Coboy Junior  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Coboy Junior muncul untuk mengisi pangsa anak kelas 4 SD hingga akhir SMP. Dalam perjalanannya, Patrick menguraikan, penggemar mereka lebih luas, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Coboy Junior muncul untuk mengisi pangsa anak kelas 4 SD hingga akhir SMP. Dalam perjalanannya, Patrick menguraikan, penggemar mereka lebih luas, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Populer, muda, dan bisa memiliki uang sendiri, itulah personel Coboy Junior. Meski baru setahun berdiri, Coboy Junior berkibar dan menjadi acuan boyband cilik Indonesia. "Ketenaran itu patut disyukuri karena kini kami bisa dikenal orang lain," ujar pemimpin Coboy Junior, Teuku Rizky Muhammad, seusai syuting di kawasan Cibubur, Selasa, 15 Januari 2013.

    Selasa, sekitar pukul 22.00, Coboy Junior baru saja menyelesaikan syuting sinetron Hanya Kamu #2. Selain Tempo, ada dua pewarta hiburan menanti hingga larut malam untuk wawancara dengan band yang berdiri pada 23 Juli 2011 itu.

    Selain Rizky, Coboy Junior terdiri dari Alvaro Maldini Siregar (Aldi), Bastian Bintang Simbolong (Bastian), dan Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan (Iqbaal). Kelompok ini tengah naik daun. Empat single yang dirilis tahun ini menjadi hit, yakni Kamu, Eeaaa, Kenapa Mengapa, dan Terhebat.

    Selain menyanyi, mereka merambah dunia sinetron. Untuk boyband yang baru setahun berdiri dan belum punya album, Coboy Junior sudah berani menggelar konser bertajuk "Coboy JR, Yang Terhebat untuk Indonesia" pada 14 Desember 2013. Dari pertunjukan di Bandung tersebut dilaporkan semua tiket ludes terjual.

    Aldi menambahkan, mereka patut bersyukur karena untuk mencapai ketenaran itu tak gampang. "Jarang orang yang bisa kayak kami," ujar lelaki berusia 12 tahun itu. Bastian menambahkan, kini ketenaran mereka sangat terasa. "Banyak orang jadi kenal kami, hampir 70 persenlah."

    Baca lengkap: Edisi Khusus Paceklik Penyanyi Cilik

    DIANING SARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.