Susah-Gampang Mengatur Girlband Cilik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Group band cilik Lolipop. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Group band cilik Lolipop. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta -Kelelahan terlihat di balik keceriaan Khansa Thumakarima Mumtazah (9) di Studio 6 RCTI, Ahad, 13 Januari 2013. Personel girlband Lollipop ini hanya mau satu kali take dalam sesi foto. Ternyata, Kenny bersama Kelly baru saja pulang dari liburan di Eropa. Dengan perbedaan waktu selama perjalanan dan harus tampil pagi hari di acara Dahsyat, si Kembar ini merasa lelah. Akhirnya, Kenny pun tak ikut dalam sesi foto selanjutnya.

    "Saya sih selalu dibawa santai, dibawa fun saja, karena anak-anak tidak bisa dipaksa," ujar Manajer Lollipop Wanti Sukarno. Ada enam personel yang harus diatur Wanti. Mulai dari si kecil Ziva Zenobia Erawan (7), hingga Zhafira Zahradia Erawan (13). Jadi bisa dilihat ada tiga personel cilik dan tiga personel beranjak remaja. "Kakak-kakaknya itu yang selalu ngebujuk adik-adiknya," kata Wanti.

    Bagi perempuan yang mengurusi Lollipop sedari terbentuk, menemukan anggota yang ngambek, ngantuk, atau capek itu adalah hal yang lumrah. Apalagi rata-rata acara on-air untuk musik mengambil waktu di pagi hari. "Tapi mereka itu juga profesional, kalau krunya manggil 5 menit untuk siap, mereka langsung siap, meski sebelumnya ngambek," ujar Wanti.

    Menurut Wanti, yang membuat para dara cilik ini bertahan manggung adalah karena gairah. "Mereka itu sebelumnya memang suka nyanyi, dance dan fashion show," jelas dia. Maka tampil di depan umum sudah kebiasaan lagi. Memang untuk urusan girlband agak beda, karena selain berkelompok, para bocah ini juga ada koregrafi, sehingga perlu kekompakan lewat latihan.

    Dengan usia sekolah, tentunya tugas utama para gadis kecil ini adalah belajar. "Saya sudah komitmen sama orang tua mereka, sekolah nomer satu," jelas Wanti. Jadi kalau ada ujian atau tugas sekolah, maka jadwal manggung pun harus dikorbankan. Termasuk tawaran untuk main sinetron. Rata-rata ajakan untuk adu akting di layar kaca itu sifatnya stripping atau syuting harian. Sehingga, manajemen pun harus menolak. "Kami harus membuat jadwal yang cukup untuk sekolah, main dan keluarga, mereka harus menikmati itu semua," kata dia.

    Ardella Lathifah Purwanto (11) menuturkan bahwa terkadang Ia pun membawa tugas sekolah ke tempat acara. "Senin sampai jumat jarang manggung, kalaupun ada biasanya pulang sekolah," kata dia. Nah dia akhir pekan, baru Lollipop bisa mengambil tawaran lebih banyak. "Untuk manggung pun, kami batasi maksimal empat lagu," kata Wanti. Selain menjaga stamina anak buahnya, batasan tersebut juga bertujuan penonton tidak cepat bosan dengan girlband ini.

    DIANING SARI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.