Diprotes, Cinta tapi Beda Raup 120 Ribu Penonton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hanung Bramantyo. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Hanung Bramantyo. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Akibat diprotes beberapa ormas, penanggung jawab film Cinta Tapi Beda Hanung Bramantyo memilih untuk menarik filmnya dari bioskop. Ia tak ingin kontroversi semakin meluas.

    "Saya sudah minta bioskop untuk enggak menanyangkan lagi. Dari pada semakin meluas kontroversinya, lebih baik diturunkan," kata Hanung ditemui di FX Sudirman, Jakarta, Sabtu, 5 Januari 2013.

    Hanung mengklaim hari ini Sabtu, 5 Januari 2013 pihaknya sudah menarik semua film itu dari bioskop. "Kalo di daerah sih sudah enggak ada lagi. Tapi rencananya hari ini sudah ditarik semua, termasuk yang di beberapa kota besar," kata sutradara ini.

    Cinta Tapi Beda mulai tayang pada 27 Desember 2012. Total, sampai pada penarikan, film ini sudah mengantongi sekitar 120 ribu penonton. Sebelumnya, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang diwakilkan M Rafik memprotes keras film itu. Ia keberatan film Cinta Tapi Beda menceritakan kisah percintaan dari pasangan yang berbeda agama karena bertentangan dengan adat Minang.

    Tapi Hanung membantah telah salah kaprah dalam menerjemahkan budaya adat Minang. Alasannya, karena di dalam film sama sekali tak merujuk pada suku Minang melainkan hanya orang yang tinggal di Padang.

    YAZIR FAROUK


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.