Empat Rangkaian Bunga Duka Dikirim ke Rumah Cecil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cecilia Putty Vickend. Facebook.com

    Cecilia Putty Vickend. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah artis film televisi (FTV) Cecillia Putty Vickend, 26 tahun, dihiasi empat rangkaian bunga duka cita. Cecil menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Rabu, 26 Desember 2012. Kepergian Cecil akibat kanker lidah yang telah diidapnya selama dua tahun terakhir membawa duka mendalam bagi keluarga.

    "Rabu malam kemarin Cecil akhirnya pergi," ujar Devie Brigida, 50 tahun, ibunda Cecil, saat ditemui di kediamannya di Perumahan Taman Alfa Indah Blok F3 No 13, Joglo, Jakarta Barat, Jumat, 28 Desember 2012. Menurut Devie, sebelumnya Cecil sudah menjalani perawatan intensif selama enam hari di rumah sakit.

    Keluarga, kata Devie, sangat kehilangan sosok Cecil yang dikenal periang dan sangat perhatian dengan orang lain. Sejak putri kesayangannya divonis terkena kanker lidah dan kelenjar getah bening setahun lalu, Cecil selalu tegar dan seolah-olah tidak sedang merasakan sakit.

    Semua aktivitas hariannya, seperti menjadi master ceremony (MC) atau mengikuti syuting reality show di televisi swasta dijalani dengan normal. "Semua berjalan seperti biasa," kata Devie.

    Menurut dia, Cecil mencoba bertahan dan kuat untuk melawan rasa sakitnya. Kendati demikian, sebagai seorang ibu, Devie mengaku tahu betul kalau anaknya sedang menahan rasa sakit yang hebat.

    Hingga akhirnya sekitar empat bulan terakhir, finalis Gadis Sampul ini tidak bisa bicara. Sejak saat itu, Cecil harus bolak-balik berobat ke rumah sakit untuk mempertahankan kondisinya.

    Devie menambahkan, di mata rekan-rekannya, sosok Cecil dikenal sangat dermawan. Ia, misalnya, membuat donasi bagi anak-anak pengidap kanker dengan cara memberikan sepatu. "Jadi, dia bekerja di Junkies Shoes. Sepatu itu diberikan ke Save for Hope untuk anak-anak yang menderita kanker," ujar ibunya.

    Tak hanya itu, lulusan perguruan tinggi London School pada 2008 dari jurusan Publik Relation ini kerap membantu Yayasan Sayap Bunda. Yayasan tersebut berfokus memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu. "Hingga akhirnya hayatnya dia masih mencoba hadir dalam acara resepsi temannya. Padahal, itu di luar kota," kata Devie.

    Keluarga memakamkan Cecillia di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak.  

    ADITYA BUDIMAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.