Rhoma Soal Mata Najwa: Itu Lebih ke Pengadilan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rhoma Irama. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Rhoma Irama. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Kemunculan Rhoma Irama di acara bincang-bincang Mata Najwa mendapat banyak komentar masyarakat. Komentar pedas terutama muncul di jejaring sosial, saat dan seusai acara yang tayang pada, Rabu 28 November 2012.Banyak yang mempertanyakan kompetensi Rhoma ketika  memutuskan untuk maju jadi calon presiden di 2014.

    Lalu bagaimana pendapat Rhoma Irama tentang wawancara tersebut. "Itu wawancara (Mata Najwa) sekian menit saya rasa kurang ya," ujar Pentolan Grup Soneta ini ketika ditemui Tempo di kediamannya, Senin, 24 Desember 2012.

    Menurut pria 66 tahun itu, apa yang diajukan presenter Najwa Shihab bukanlah sebuah wawancara. "Tapi lebih kepada pengadilan," kata dia. Rhoma Irama menuturkan bahwa, meski banyak reaksi dari hasil wawancara itu, bagi dia itu biasa saja. "Selesai itu, tidak memberikan kesan apa-apa."

    Video tayangan wawancara Rhoma Irama tersebut juga diunggah di situs youtube. Hingga 24 Desember sudah sekitar 300 ribu yang melihat dua tayangan wawancara berjudul Rhoma Irama Mendadak Capres. Rhoma yang mengenakan kacamata hitam dalam wawancara tersebut, ternyata menarik banyak perhatian peselancar dunia maya.

    Bahkan muncul pula ulasan-ulasan tentang wawancara tersebut dalam blog, forum online hingga kuliah tweet, dan tentunya berita. Rhoma Irama memang tidak ada duanya sebagai pembuat berita.

    DIANING SARI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.