Axl Rose dan Slash Perang Sejak Pertama Bertemu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Axl Rose

    Axl Rose

    TEMPO.CO, Jakarta - Hubungan yang buruk dua personel Guns N Roses, Axl Rose dan Slash telah terjadi sejak 1996. Pada 14 April 2012, penggemar formasi klasik band yang berkibar di akhir 80-an ini berharap akan terjadi reuni akbar band beraliran rock ini.

    Saat itu penganugerahan Rock and Roll Hall of Fame di Cleveland, Ohio. Sayangnya reuni itu tanpa kehadiran Axl dan Izzy. Hanya Slash, Duff McKagan, Steven Adler, Matt Sorum, dan Gilby Clarke naik pentas membawakan tiga lagu dari album Appetite for Destruction dengan Myles Kennedy sebagai vokalis. Myles selain masih berstatus vokalis Alter Bridge, juga vokalis untuk band solonya Slash dan pernah mengadakan pertunjukan di Indonesia.

    Namun penampilan itu tidak memuaskan penonton untuk melihat perdamaian Slash dan Axl terjadi. Kabarnya Axl menolak datang karena adanya Slash. "Saya pasti tidak berniat untuk mengecewakan orang, terutama para fan, dengan keputusan ini," tulisnya. "Sejak pengumuman nominasi kita aktif mencari solusi," katanya dalam surat yang dikirim ke beberapa media, April 2012.

    Slash dan Axl memang saling caci maki di media. Bahkan mantan manajer band ini Del James mengatakan kalau Axl menyebut Slash itu seperti kanker.

    Dalam sebuah wawancara, Axl mengaku hubungannya memanas dengan Slash sejak hari pertama keduanya bertemu, sebelum bergabung dan membentuk band Guns N Roses. Axl sendiri sebelumnya membentuk band Hollywood Rose dan Axl Road Crew.

    "Saya benar-benar berkelahi dengan Slash,dan Izzy melakukan hal yang sama. Pertarunganku dengan Slash hari pertama aku bertemu dengannya. Dia muncul untuk rekaman dan saya keluar, dia meminta saya untuk gabung dalam bandnya. Dan saat itu saya tidak ingin bergabung, kami sudah perang sejak hari pertama bertemu," kata Axl.

    ALIA FATHIYAH | BERBAGAI SUMBER


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.