Kata Orang India, Harga Tiket SRK Terlalu Mahal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bintang terkenal India Shah Rukh Khan tampil dalam konser

    Bintang terkenal India Shah Rukh Khan tampil dalam konser "Temptation Reloaded" di Sentul International Cenvention Center, Bogor, Jawa Barat, (8/12). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Melihat pengunjung konser Shah Rukh Khan di Sentul International Convention Center, pasti tak akan berpikir Indonesia negara berkembang. Pasalnya, harga jual tiket yang ditawarkan sama sekali tidak murah. Harga tiket yang paling murah Rp 500 ribu, tapi ada juga yang Rp 12 juta.

    "Ini tiketnya tidak murah," ujar Rajendra, warga negara India yang tinggal di Pondok Indah, Jakarta.

    Menurut dia, dengan rata-rata pendapatan pekerja di Indonesia, harusnya harga tiket tidak sampai enam digit. Apalagi dengan penataan pintu masuk yang amburadul seperti kemarin. "Kami bayar Rp 2 juta per orang dan harus berdesak-desakan seperti ini," ujar Rajendra mengeluh.

    Ia berharap ada tempat yang lebih besar karena peminat Shah Rukh Khan, Rani Mukherjee, Preity Zinta, dan Bipasha Basu sangat banyak di Indonesia. "Jadi, akan lebih banyak yang bisa menikmati dengan harga yang masuk akal," kata Rajendra.

    Tiket pertunjukan konser Shah Rukh Khan Temptation Reloaded memang laris manis. Semua kategori terjual habis dari tribun belakang seharga Rp 500 ribu; lalu di sayap panggung dengan harga Rp 750 ribu; dan posisi yang terdekat dengan panggung, mulai dari Rp 1,25 juta, Rp 1,75 juta, dan Rp 2 juta. Bahkan tiket kursi khusus di depan panggung seharga Rp 5 juta-Rp 12 juta pun tak bersisa.

    Arvind, warga negara India yang sudah 20 tahun tinggal di Indonesia, juga mengeluhkan mahalnya harga tiket dan pelayanan. Pemilik tiga tiket seharga masing-masing Rp 2 juta itu merasa kesal dengan antrean yang mencampurkan anak-anak dan orang tua. "Ini antrean orang yang punya tiket seharga US$ 200 dan pelayanan kacau begini," ujar pria yang datang bersama anak dan istrinya.

    Arvind terpaksa terpisah dengan istrinya di pintu masuk karena terjebak antrean. Kejadian berdesak-desakan itu tak perlu terjadi jika ada banyak pintu masuk dan gerbang dibuka lebih dini. Dengan harga tiket serupa di Singapura, Arvind melanjutkan, tak akan ditemui pelayanan seperti di Sentul tadi malam.

    Apalagi harga tiket, menurut dia, sudah tak wajar. "Ini jika dibandingkan dengan penderitaan yang mayoritas dialami penduduk negara Anda," ujar pria yang tinggal di kawasan Mega Kuningan ini.

    DIANING SARI

    Berita Terkait:
    Nonton Shah Rukh Khan, Shireen Bikin Baju Ala India

    Ini Para Jawara Piala Citra 2012

    Film Bollywood dan Musik Tak Bisa Dipisahkan

    Mira Nair, Hollywood Rasa India

    Aroma India di Film-film Non-Bollywood

    India Goes to Hollywood, Aktor-aktor Kelas Global

    Dubes India: Film India Berusia 100 Tahun

    India Produksi 1.000 Film Tiap Tahun


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.