Grup Soneta Dianggap Setara The Rolling Stone  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rhoma Irama, bersama Soneta Group juga kerap menjadi juru kampanye untuk Partai Politik pada musim pemilihan umum. Dalam foto, Rhoma menghibur simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat kampanye di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, 2009 silam. TEMPO/Imam Sukamto

    Rhoma Irama, bersama Soneta Group juga kerap menjadi juru kampanye untuk Partai Politik pada musim pemilihan umum. Dalam foto, Rhoma menghibur simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat kampanye di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, 2009 silam. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COSurabaya - Orkes Melayu Soneta pimpinan Rhoma Irama dianggap sebagai grup musik terlanggeng di dunia selain The Rolling Stones pimpinan Mick Jagger. Berdiri pada 1970, Soneta tetap eksis di tengah gempuran berbagai genre musik sampai sekarang.

    Menurut Ketua Soneta Fans Club Indonesia Jawa Timur, Surya Aka Syahnagra, eksistensi Soneta tidak bisa dilepaskan dari ketangguhan leadership Rhoma Irama. “Kemampuan leadership yang tangguh menjadi syarat mutlak untuk mempimpin bangsa,” kata Surya dalam paparan berjudul 10 Keunggulan Rhoma Irama, Kamis, 6 Desember 2012.

    Sejak dibentuk, menurut Surya, personel Soneta berjumlah 20 orang, terdiri dari 16 pemain dan empat kru teknik. Dalam setiap konser, Soneta mempunyai standar sendiri soal alat-alat musik. Sehingga pada 1970-1995 Soneta selalu membawa panggung dan alat-alat musik setiap konser ke daerah.

    Soneta mensyaratkan panggung show harus berukuran 40x20 meter. Tak heran diperlukan lima kontainer untuk mengangkut alat-alat tersebut dari Jakarta ke daerah. Namun, seiring kemampuan panitia lokal menyediakan panggung dan alat-alat musik standar Soneta, akhirnya kebutuhan itu dicukupi oleh daerah.

    Rhoma, menurut Surya, telah menciptakan sekitar 800 buah lagu yang hampir seluruhnya sarat dengan pesan-pesan moral. Rhoma juga telah membintangi lebih dari 30 film yang semuanya berperan menjadi dirinya sendiri. “Sebagai seorang seniman, Rhoma telah bertahan selama 40 tahun dan tetap menjadi idola,” ujar Surya. Lagunya dipelajari di 170 negara.

    Selain memiliki leadership tangguh dalam memimpin Soneta, sembilan keunggulan Rhoma lainnya di mata Surya adalah seniman yang sangat populer, politikus sarat pengalaman, mubalig yang konsisten, negarawan berintegritas tinggi, mampu bergaul dengan dunia internasional. Surya menilai Rhoma adalah sosok yang dibutuhkan saat negara mengalami kritis akhlaq. “Pemimpin yang tepat untuk bangsa, dan mempunyai keikhlasan luar biasa,” kata dia.

    KUKUH S WIBOWO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.