Ini Dia Tipe K-Poppers  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah remaja putri menangis histeris ketika mengetahui group boy band kesayangannya Super Junior batal melewati pintu kedatangan di  Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (26/4).  ANTARA/Muhammad Deffa

    Sejumlah remaja putri menangis histeris ketika mengetahui group boy band kesayangannya Super Junior batal melewati pintu kedatangan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (26/4). ANTARA/Muhammad Deffa

    TEMPO.CO, Jakarta - Para penggemar dibagi beberapa tipe. Pembagian ini memang tidak resmi, hanya penggemar sendiri yang memberikan kategorinya. Di antara tipe penggemar yang paling terkenal adalah sasaeng fans. Bisa dibilang ini unstoppable fans yang tidak bisa dihentikan oleh siapa pun, termasuk K-pop idol itu sendiri.

    Sasaeng ini akan mengikuti ke mana K-pop idol pergi dan selalu berusaha ada di dekatnya. Kelakuan Sasaeng ini bisa sampai membuat K-pop idol ketakutan. Seperti Kyuhyun Super Junior yang menceritakan pengalamannya lewat Immortal Songs. Penggemarnya ini selalu mengikutinya bahkan sampai di dalam pesawat sekalipun. Ngerinya lagi, sasaeng ini bisa duduk di samping Kyuhyun.

    Sasaeng juga rela mendatangi asrama K-pop idol dan berteriak-teriak memanggil nama idolanya. Sampai orang-orang di sekitar asrama terganggu. Sasaeng juga mengikuti mobil idolanya di jalan raya hingga akhirnya sampai kejar-kejaran.

    Penggemar tipe sasaeng ini menjadi fenomena di Korea. Kategori penggemar standar hanya membeli album dan menonton konser saja dan menjadi bagian satu fandom saja. Berbeda dengan di Indonesia yang menjadi anggota fandom lebih dari satu K-pop idol. Seperti bio di Twitter-nya I’m Elf, Sone, Shawol, dan Hottest. (Baca: K-Poppers Kebanyakan Labil dan Galau)

    ALIA FATHIYAH

    Berita Terkini:
    Dengan K-Pop, Sm*sh Mampu Gerus Band Melayu

    Rain, Orang Paling Berpengaruh di Dunia

    Yang Dilakukan K-Poppers untuk Idolanya

    K-Poppers Kebanyakan Labil dan Galau


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.