Rain, Jagonya K-Pop dan Bisa Tembus Hollywood

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rain. Wikipedia.org

    Rain. Wikipedia.org

    TEMPO.CO , Jakarta: Bicara tentang K-Pop, tak afdol rasanya kalau tidak menyinggung nama Rain. Pasalnya, penyanyi, penari, aktor, model, dan desainer ini namanya sudah lebih dulu mendunia dibanding penyanyi-penyanyi atau bintang-bintang Korea lainnya.

    Bakat penyanyi yang bernama asli Jung Ji-Hoon, 30 tahun, seperti dikutip dari buku Korea Fever terbitan PT Wahyu Media, 2011, sebenarnya mulai terlihat ketika ia tampil menari di acara unjuk bakat yang diadakan di sekolahnya. Karena terlalu senang menari, nilainya di sekolah tidak terlalu bagus. Akhirnya, ia pun memilih untuk fokus menari saja.

    Dia pun memilih untuk masuk ke Anyang High School of Art. Ji-Hoon memulai karir profesionalnya sejak berusia 17 tahun. Pada 1998, ia menjadi salah satu anggota Boy Group Fan Club yang sempat merilis single In Search of Dream dan A Dream of Midsummer Night. Ia memulai debut nyanyinya itu bersama Shinhwa dan Pinkle. Sayang, grup ini bubar.

    Lepas dari grup ini, ia memulai solo karirnya pada 2002 lewat albumnya Bad Guy. Ia kemudian diperkenalkan ke media dengan nama panggung Rain. Rupanya pundi-pundi Rain memang datang saat ia memilih jalur bersolo karir ini.

    Sejak muncul ke publik, karir Rain seolah tak terbendung lagi. Ia mulai dikenal sebagai salah satu penyanyi pembawa budaya Korea (K-Pop) ke luar Korea. Apalagi, sejak album pertamanya, pada 2003 ia terjun ke drama sinetron di televisi KBS. Debut pertamanya di drama televisi lewat Sang Doo! Let’s Go to School.

    Seperti diketahui, Korea juga menularkan budaya negeri ginseng itu lewat drama-drama sinetronnya di televisi.

    Bahkan pada 2004, seperti dikutip dari Wikipedia, ia berhasil mendapat penghargaan KBS Excellence di bidang Acting untuk perannya sebagai Lee Young-jae di drama televisi Full House. Ia memerankan tokoh sebagai aktor terkenal yang disukai para gadis.

    Melanjutkan keberhasilannya sebagai penyanyi dan aktor, Rain meluncurkan album keduanya, How to Avoid The Sun. Setelah itu, Rain memang meluncur bak meteor. Dari drama televisi, ia melompat lagi ke film layar lebar. Film layar lebarnya yang pertama adalah I’m a Cyborg, But That’s OK (Korea, 2006). Film ini berhasil memenangkan Alfred Bauer Prize di Berlin International Film Festival.

    Namanya makin terkenal hingga ke seluruh dunia ketika ia bisa menembus Hollywood lewat film-filmnya Speed Racer (2008) dan Ninja Assassin (2009).


    Sedangkan di jalur musik, ia telah mencetak lima album dan empat single. Rain juga menjadi penyanyi Korea pertama yang berhasil memenangkan penghargaan di MTV Award.

    KOREA FEVER | WIKIPEDIA | GRACE S GANDHI


    Berita Terkini:
    Para Lelaki Ini Penggila K-Pop

    Para Penggila K-Pop

    Kisah Buruk 8 Selebritas K-pop dengan Penggemar

    Resep Psy Sukses Ajak Dunia Naik Kuda


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?