Super Junior, Dikagumi Remaja hingga Ibu-ibu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Super Junior. REUTERS/Bobby Yip

    Super Junior. REUTERS/Bobby Yip

    TEMPO.CO , Jakarta:Besarnya minat penonton musik di Tanah Air terhadap boyband atau girlband asal Korea Selatan, membuat agen-agen musik dari negeri itu melirik Indonesia sebagai pasar yang sangat besar. Sebut saja SM Entertainment yang sukses membawa Super Junior, boyband yang tengah digila-gilai para remaja di Asia, termasuk Indonesia.

    Di bawah bendera SM Entertainment, tahun ini saja Super Junior atau SuJu sudah mangung dua kali di Jakarta. Dan, setiap konsernya tak pernah sepi dari serbuan para ELF (Everlasting Friends), sebutan untuk para penggemar kelompok penyanyi ini.

    Konser pertama SuJu yang bertajuk Super Junior Super Show berlangsung selama tiga hari di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, mulai 27 April 2012. Gedung pertunjukkan berkapasitas sekitar 20 ribu penonton itu selalu penuh. Dan ketika mereka manggung, selama tiga hari itu pula jalan-jalan menuju Ancol yang biasanya sudah macet, kian parah. Sepertinya seluruh remaja Jakarta, bahkan dari luar Jakarta, tumpah ruah menuju Ancol.

    Konser kedua SuJu berlangsung di tempat yang lebih besar, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada 22 September 2012. Namun, konser yang bertajuk "SM Town Life III" ini memang tak hanya menampilkan SuJo tapi juga boyband, girlband, atau penyanyi Korea yang juga sedang populer dan banyak penggemarnya di Indonesia. Itu mengapa dibutuhkan tempat yang jauh lebih besar. Pagelaran musik inipun sukses luar biasa.

    Para ELF rela antri sampai berjam-jam untuk mendapatkan tiket pertunjukkan boyband kesayangan mereka itu. Padahal, harga tiket tak terbilang murah. Saat pertunjukkan di Mata Elang, harga tiket dibandrol dari Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta dan di Gelora Bung Karno dipatok Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta. Ini belum termasuk harga tiket pesawat dan hotel selama menginap di Jakarta, jika ELF itu dari luar Jakarta.

    Tak hanya itu. Pesona SuJu ternyata tak hanya sudah menyihir remaja-remaja dan wanita atau pria berusia rata-rata 15 tahun hingga 25 tahun saja. Ibu-ibu yang usianya sudah kepala empat pun tampak ikut bersemangat menonton setiap kali SuJu manggung.

    Sebut saja Tri Lestari Nurwanti, ibu dua anak hang tinggal di Batam. Ia rajin mengikuti ke manapun SuJu manggung. Sayang, ia terlambat memesan tiket ketika SuJu manggung di Singapura pada Januari dan di Bangkok Februari lalu. Kalau tidak, ia pasti sudah terbang ke kedua kota itu. Itu kenapa ketika SuJu berkesempatan manggung di Jakarta pada April dan September lalu, ia sudah membeli tiket sejak awal-awal lewat sesama ELF lainnya. Tiket dibeli lewat informasi dari sesama ELF di Jakarta, sehingga ia tinggal datang dan tak perlu mengantri.

    "Ya, harga tiketnya Rp 75 ribu lebih mahal sih. Tapi saya sudah tak perlu antri. Langsung ke Jakarta, ketemu teman ELF yang jual tiket itu di gedung pertunjukkan sebelum dimulai. Sudah, tinggal nonton," kata Tri ketika dihubungi Tempo, Selasa, 27 November 2012. Informasi penjualan tiket dari sesama ELF, dia dapatkan lewat Twitter.

    Bagaimana ceritanya sampai ia bisa menyukai SuJu? "Ya mula-mula sih memang karena anak saya. Dia hampir tiap hari muter video SuJu di YouTube. Lama-lama jadi suka dan ikut jadi penggemar berat," ujarnya.

    Diandri Taqia Alnindya, 13 tahun, anak kedua Tri, memang sudah lama masuk menjadi ELF. Saat SuJu manggung ke mana pun, Diandri selalu sudah mendapat informasi itu lewat Twitter atau Facebook. Kini, Tri dan Diandri tak mau lagi sampai tak kebagian tiket. Maka kabar SuJu kembali akan manggung di Singapura pada Februari 2013 dari sesama ELF lainnya pun akan terus mereka pantau supaya kali ini tak terlambat lagi memesan tiketnya.

    GRACE S GANDHI

    Berita Terpopuler
    Rahasia Betis Langsing K-pop Idol 

    Pesan Rahasia K-pop Idol untuk Pacarnya 

    Pacaran Diam-diam ala K-Pop Idol

    Mengapa Serial Drama Korea Digandrungi?

    Ada yang Kecewa dengan Konser JLo

    Dewi Gita Dapat Anugerah Budaya Bandung 

    Trik Jennifer Lopez Menutupi Kelelahan di Panggung 

    Gara-gara Novel Syur, Universal Studio Menggugat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.