Ani Yudhoyono dan Rusa Totol Istana Bogor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ny Ani Yudhoyono. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Ny Ani Yudhoyono. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Ani Yudhoyono ternyata pernah menukar rusa atau kijang totol di Istana Bogor dengan pohon eboni, atau dikenal sebagai kayu hitam, kepada Universitas Hasanuddin. "Pohonnya saya tanam di halaman Istana Merdeka," kata dia ketika memberi kata sambutan jelang penanaman pohon di Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu, 1 Desember 2012.

    Menurut Ani, kijang-kijang itu berkembang sangat pesat. "Sebelumnya 60 kijang, sekarang sudah ada 650 ekor," kata istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. Jumlah itu sudah dikurangi kijang yang ditukar dengan pohon ke Universitas Hasanuddin. "Tadinya 800 ekor, lalu diberikan ke Unhas."

    Dia berkata, pihak Istana sempat kewalahan memberi mereka makan. "Kalau musim panas, harus diberi makan wortel, singkong, dan ubi." Di musim hujan, tanggungan makanan lebih ringan karena kijang-kijang itu memakan rumput yang tumbuh hijau segar.

    Untuk itu, Ani mempersilakan organisasi yang mau membantu memelihara kijang-kijang tersebut. "Kalau ada organisasi yang ingin memelihara, tentu diizinkan. Silakan mengajukan izin ke Menteri Sekretaris Negara," kata Ani.

    Namun, dalam memelihara rusa, ada persyaratan dari Mensesneg yang harus dipenuhi. "Tidak sembarangan pihak bisa memeliharanya. Yang jelas, kijang itu tidak boleh dipotong, tidak boleh di(bikin)sate," ujar Ani diikuti tawa.

    ATMI PERTIWI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.