Dahlan Iskan Pamer Jersey Bertanda Tangan Mourinho

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskan pakai jersey Real Madrid bertanda tangan Jose Mourinho. TEMPO/Ananda Putri

    Dahlan Iskan pakai jersey Real Madrid bertanda tangan Jose Mourinho. TEMPO/Ananda Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada-ada saja cara Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, menyedot perhatian. Bila pada umumnya orang menggunakan batik atau baju koko untuk salat Jumat, lain halnya dengan Dahlan Iskan.

    Jumat, 30 November 2012, Dahlan mengenakan celana bahan hitam dipadu dengan kostum Real Madrid. Kemunculannya di tengah-tengah jemaah langsung menarik perhatian. Beberapa orang tampak mencuri-curi pandang untuk mengagumi kaos Dahlan.

    Jersey Real Madrid yang digunakan Dahlan memang berbeda dari yang banyak dijual di toko-toko olah raga. Ada tanda tangan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, di sana.

    Di bagian punggung kaos Dahlan, ada tulisan Mourinho 1 serta catatan kecil, 'Dear Pak Dahlan, Best Wishes'.

    "Sebenarnya aku (suka) Liverpool, tapi ini dikasih langsung sama Mou pas dia ke sini. Asli tanda tangannya," ujar Dahlan sambil tertawa. Mourinho memang datang ke Jakarta pada Juni 2012 lalu.

    Menurut Dahlan, Mourinho memberikan kaos itu sebagai ucapan terima kasih atas upaya Dahlan mendukung pendirian sekolah sepak bola Madrid. Saking bangganya, Dahlan mengaku sebenarnya ingin sekali menggunakan baju bola dalam berbagai kesempatan. "Tapi karena Menteri, jadi tidak bisa begitu," katanya tertawa.

    ANANDA PUTRI

    Berita terpopuler lainnya:
    IDEO Penonton Malaysia Hina Indonesia

    Angie: Nazar, Anda Orang Terjahat di Muka Bumi 

    Bakrie Tak Masuk 40 Besar Orang Terkaya Forbes

    Kelebihan Sri Mulyani dari Dahlan Iskan dan Mahfud
    Sutradara Video Esek-esek Diciduk Polisi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.