Gangnam Style Capai Rekor di YouTube

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liu Xianping juga menirukan penyanyi sensasional Psy dalam lagu

    Liu Xianping juga menirukan penyanyi sensasional Psy dalam lagu "Gangnam Style". Daliymail.co.uk

    TEMPO.CO, Seoul - Joget Gangnam Style yang ditenarkan penyanyi pop Korea Selatan Psy menjadi yang paling banyak dilihat di YouTube sepanjang sejarah.

    Seperti dikutip BBC, tercatat lebih dari 808 juta orang menonton video Gangnam Style di YouTube sejak ditampilkan Juli lalu. Video ini memparodikan gaya hidup konsumerisme masyarakat Gangnam, daerah di pinggiran ibu kota Korea Selatan, Seoul.

    Dalam video klip musik tersebut, Psy, yang berbadan gemuk, berjoget seperti orang mengendarai kuda, memegang kendali, dan memutar laso layaknya koboi yang menghipnotis pencinta musik dunia.

    Gaya tarian ini diikuti oleh berbagai kalangan, seperti para narapidana di Filipina, artis Cina Ai Weiwei, dan Sekretaris PBB Ban Ki Moon, serta robot Cina. Versi parodinya juga dilakukan siswa Eton College, bahkan penggemar Star Trek.

    Gangnam Style juga menjuarai MTV Europe Music Award kategori video terbaik dan menjadi hits nomor satu di 28 negara dan memecahkan rekor dunia sebagai video yang paling banyak disukai versi Guinness World Record dengan 5,4 juta orang menyukai video ini di Youtube.

    Sebelumnya, Justin Bieber dengan video klip Baby yang memecahkan rekor YouTube di tahun 2010. Manajer Bieber, Scooter Braun, adalah orang pertama Amerika Serikat yang men-tweet link video Gangnam Style.

    ANT | ALIA

    Berita Lain:
    Ahok Masuk TV Al-Jazeera
    Faisal Basri: Ical Jadi Cawapres, Indonesia Kiamat
    Kenapa Munarman Dipukul Gara-gara Klakson?
    Sisi Gelap Hakim Yamanie
    Munarman Jadi Topik Paling Hot di Twitter


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.