Rhoma Emoh Komentari Jokowi dan Banjir Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rhoma Irama. DOK/TEMPO/Agung Pambudhy

    Rhoma Irama. DOK/TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut Rhoma Irama tak mau menanggapi soal rencana Gubernur DKI Jakarta Jokowi menggelontorkan Rp 291 miliar ke Setu Babakan. Ia cuma sedikit berkata sambil berlalu.

    "No Comment aja gue," ujar Rhoma setelah menjadi pembicara dalam acara "Workshop Nominasi Warisan Budaya Tak Benda" di sebuah hotel di kawasan Harmoni, Jakarta, Jumat, 23 November 2012.

    Tanggapan dinginnya juga terlihat saat ditanya soal masalah banjir yang masih terjadi di Jakarta. Kali ini tak ada sepatah kata pun yang terlontar dari mulut Bang Haji--panggilan akrab Rhoma.

    Sebelumnya, pada Juli 2012, Rhoma sempat tersandung kasus isu politik SARA. Ia melarang warga Jakarta memilih pemimpin bukan muslim. Kala itu Jokowi bersama Basuki "Ahok" maju sebagai pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta

    Anggaran Rp 291 miliar yang dijanjikan Jokowi itu bertujuan melanjutkan pembangungan Perkampungan Budaya Betawi di Setu Babakan. Pembangunan itu rencananya meliputi empat zona, yakni Zona Embrio, yang pertama dibangun. Zona A seluas 3,2 hektare terdiri atas rumah kebaya yang berfungsi sebagai pusat informasi, wisma Betawi, pendidikan latihan seni budaya, serta museum sejarah dan purbakala. Zona B seluas 3.700 meter persegi sebagai pusat kuliner. Serta Zona C untuk studi alam dan penelitian.

    YAZIR FAROUK

    Baca juga:
    Pevita Pearce Diasuransikan Rp 10 Miliar

    Sentuhan Ang Lee di Life of Pi Menakjubkan

    Ebiet G. Ade Tak Sengaja Jadi Penyanyi

    Pameran Tafsir Legenda Seni Jepang di Semarang

    Shah Rukh Khan Perlu Serba Jumbo


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.