GIGI Turut Prihatin Konflik di Jalur Gaza  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Grup band papan atas Gigi yang terdiri dari Dewa Budjana Thomas Ramadhan, Gusti Hendy dan Armand Maulana  saat merayakan HUT GIGI ke-18 yang di gelar di Pusat Haji Usmar Ismail, Jakarta,Kamis (12/4). ANTARA/Teresia May

    (ki-ka) Grup band papan atas Gigi yang terdiri dari Dewa Budjana Thomas Ramadhan, Gusti Hendy dan Armand Maulana saat merayakan HUT GIGI ke-18 yang di gelar di Pusat Haji Usmar Ismail, Jakarta,Kamis (12/4). ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Jakarta - Kembali panasnya hubungan Israel dan Palestina membuat grup band GIGI prihatin.

    Para personelnya: Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas, dan Hendy, sangat menyayangkan serangan Israel yang mulai dilancarkan ke wilayah Gaza, Palestina, sejak Rabu, 14 November 2012, dan telah merenggut banyak korban jiwa. "Korbannya itu banyak, dari perempuan dan anak-anak. Kita sangat prihatin melihatnya," ujar Budjana saat ditemui di studio RCTI, Jakarta, Selasa, 20 November 2012.

    Keprihatinan GIGI bukan kali ini saja dirasakan. Pasalnya, permusuhan dua negara itu sudah terjadi sejak dulu. Thomas, misalnya, sudah mengetahui hal itu sejak dirinya masih kecil. "Pertempuran di Jalur Gaza memang dari dulu," ujar Thomas.

    Armand, sang vokalis, punya pendapat sendiri soal konflik itu. Menurut suami penyanyi Dewi Gita ini, konflik Israel-Palestina memang sudah dituliskan di dalam Al-Quran.

    "Di dalam Al-Quran disebutkan bahwa sampai kapan pun Jalur Gaza enggak damai. Jika ada perdamaian, itu tanda-tanda kiamat," kata Armand.

    YAZIR FAROUK

    Berita terpopuler lainnya:
    Roket dari Mesir Hantam Israel

    Peretas Bocorkan Data 5.000 Pegawai Israel

    Pejabat Israel Bersumpah Lakukan ''Holocaust''

    Fatah-Hamas Sepakat Bersatu Melawan Israel

    Survei: 90 Persen Yahudi Israel Dukung Perang Gaza

    28 Sukarelawan Indonesia Bertahan di Gaza


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.