Film The Hobbit Hadapi Tuduhan Menyiksa Hewan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • film The Hobbit

    film The Hobbit

    TEMPO.CO, Wellington - Produser film trilogi The Hobbit menghadapi tuduhan penyiksaan hewan selama pembuatan film mereka. Sebanyak 27 ekor binatang dikabarkan mati, terutama karena mereka dikandangkan di sebuah peternakan yang penuh dengan tebing dan "perangkap maut" lainnya.

    The American Humane Association, yang mengawasi kesejahteraan hewan dalam film, mengatakan, tidak ada hewan yang disakiti selama pembuatan film yang sebenarnya. Tapi lembaga ini menyoroti kelemahan-kelemahan dalam sistem pengawasan, terutama pada fasilitas tempat binatang itu dikandangkan dan dilatih.

    Sutradara Peter Jackson pada Senin mengakui bahwa kuda, kambing, ayam, dan seekor domba mati di peternakan dekat Wellington, Selandia Baru, di mana sekitar 150 binatang ditempatkan untuk mendukung pembuatan film itu. Tapi, ia mengatakan, beberapa dari kematian itu berasal dari sebab-sebab alamiah.

    Juru bicara produser film, Matt Dravitzki, setuju bahwa kematian dua kuda bisa dihindari. Namun ia menyatakan perusahaannya bergerak cepat untuk memperbaiki kondisi setelah ada binatang mati.

    The Hobbit: An Unexpected Journey adalah film pertama dalam trilogi berbiaya US$ 500 juta. Dibuat di Selandia Baru, film ini dijadwalkan tayang perdana pada 28 November di Wellington, dan akan mulai main di bioskop di Amerika Serikat dan di seluruh dunia pada bulan Desember.

    REUTERS | TRIP B

    Berita Terpopuler:
    Pacar Sewaan Ada di Jepang

    Selingkuhan Bos CIA "Rekonsiliasi" dengan Suami

    Ilmuwan Temukan Gen Penentu Waktu Kematian

    Menanti Tersangka Skandal Bank Century dari BI

    AS-Inggris Peringatkan Risiko Perang Darat Israel


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.