Gaya Abraham Mendongeng

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad (tengah) bernyanyi bersama siswa-siswi Taman Kanak-kanak seusai membacakan dongeng dalam peluncuran buku seri bacaan anak berjudul

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad (tengah) bernyanyi bersama siswa-siswi Taman Kanak-kanak seusai membacakan dongeng dalam peluncuran buku seri bacaan anak berjudul "Tunas Integritas" pada acara Indonesia Book Fair (IBF) 2012 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (19/11). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad, unjuk gigi dengan membacakan dongeng kepada 20 orang anak TK. "Adik-adik, dengar ya, Kakak Om Abraham akan bercerita," katanya di atas panggung utama di Istora Senayan Jakarta, Senin, 19 Oktober 2012.

    "Kalau kakak bercerita jangan tidur ya, jangan apa? Jangan tidur," kata Abraham mengingatkan kepada anak anak itu.

    Di atas panggung, Abraham duduk di atas balok hitam sehingga terlihat lebih tinggi daripada para murid. Murid-murid dari TK Negeri Pembina Tingkat Nasional itu juga berada di atas panggung mengelilingi Abraham.

    Pria asal Makassar itu pun lalu menceritakan kisah berjudul "Hati-Hati Bimo". Cerita itu tentang seorang anak beruang yang sok berani ingin menyeberangi sungai. Karena merasa terlalu percaya diri, anak beruang itu menyebarangi sungai, namun karena arus cukup deras, akhirnya ia tergelincir dan terjatuh ke sungai.

    Dalam menceritakan kisah itu, Abraham banyak berinteraksi dengan anak-anak TK berseragam kotak-kotak merah muda dan berok atau celana putih itu. Selain berinteraksi dengan menanyakan apa yang sebaiknya harus dilakukan, Abraham juga melakukan teknik sambung meenyambung. Dia membiarkan anak-anak itu untuk menyelesaikan kalimatnya. Dan mereka pun mengikuti permainan kecil Abraham.

    Acara mendongeng Abraham cukup singkat. Hanya sekitar 20 menit saja. Seorang anak, Hamam, hanya mengangguk ketika ditanyakan apakah mengerti tentang cerita Bimo. Walaupun anak-anak itu menyahut apa yang ditanyakan oleh Abraham, namun banyak pula di antara mereka yang menengok ke berbagai arah ketika Abraham bercerita. Maklum saja, wartawan, juru foto, dan juru kamera dari berbagai media yang berada di luar lingkaran, cukup mengambil perhatian anak-anak itu karena para wartawan juga sibuk mengabadikan momen itu.

    MITRA TARIGAN

    Terpopuler:
    Ola, Sang Jenderal di Blok Melati

    Mahfud Md.: Hakim Ksatria dan Pengecut

    Sulitnya Cari Info Kunjungan DPR di Jerman

    Jenguk Kakak Ipar, Wapres Boediono Dihadang Demo 

    Cara Memutus Kendali Narkoba di Penjara


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.