Oktav Tumbel Luncurkan Album 'Christmas Moment'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oktav Tumbel, peluncuran album

    Oktav Tumbel, peluncuran album "Christmas Moment". Tempo/Nieke Indrietta

    TEMPO.CO, Jakarta - Pianis Oktav Tumbel meluncurkan album solo instrumental piano "Christmas Moment". Oktav bersama SevenStrings Production, label rekamannya, berkomitmen untuk memberi keuntungan penjualan album-albumnya kepada Yayasan Tunas Mulia Adi Perkasa. Ini adalah yayasan yang didirikan untuk proyek transformasi Nusa Tenggara Timur.

    "Saya lahir di kota kecil Banyuwangi. Kalau saya flash back saya lihat satu per satu mimpi saya jadi kenyataan. Saya berharap anak-anak yang tinggal di NTT bisa juga mencapai impian seperti saya," kata Oktav di Jakarta, Selasa 13 November 2012.

    Oktav mengaku lahir dari keluarga pecinta musik. Pria kelahiran 1977 ini memiliki mimpi besar, yaitu mengeluarkan album piano dan bermain diiringi orkestra dengan konduktor ternama. Berkat ketekunannya, Oktav mulai melihat mimpinya satu demi satu terwujud. Pada Maret 2012 lalu, Oktav berkolaborasi dengan Aminoto Kosin dan kelompok orkestranya dalam acara Charity Concert Heart for NTT pada Maret 2012 lalu.

    Sebagai rasa syukur, Oktav memilih untuk mendedikasikan talentanya untuk kemanusiaan dengan cara mendukung anak-anak yang kurang mampu agar punya kesempatan yang sama seperti dirinya.

    Kenapa Oktav memilih mendedikasikan keuntungan albumnya ke NTT? Ternyata Oktav pernah mengunjungi dan mengajar anak-anak di Dusun Koko di NTT.

    "Anak-anak Dusun Koko di NTT cepat menangkap ketika kami berikan pelajaran pengenalan nada dan alat musik. Mungkin saja, suatu hari muncul pemusik hebat dari sana," kata Oktav yang juga adalah seorang guru piano di SevenStrings Music School.

    Peluncuran album ketiga ini sengaja memanfaatkan momentum menjelang perayaan hari Natal. Beberapa alunan musik Natal dalam album ini misalnya "Joy To The World" yang memadukan orkestra dan rock n roll. Lagu "O Holy Night" dan "Have Yourself A Merry Little Christmas" bernuansa klasik modern dengan teknik arpeggio, ciri khas Oktav. Arpeggio adalah melodi bentukan chord yang dimainkan dengan teknik sangat cepat.

    Josh Heroe, juru bicara Seven Strings mengatakan perpaduan musik klasik dengan rock n roll di Indonesia sangat jarang. Padahal di luar negeri bentuk perkawinan musik semacam ini banyak. Misalnya Dave Koz. "Di Indonesia belum banyak. Makanya waktu Oktav tunjukkan demo kepada kami, langsung jalan," ujarnya.

    "Bring Me Closer" adalah album solo instrumental pertama Oktav pada 2010. Album keduanya berjudul "My Treasure" yang beredar setahun kemudian. Keduanya juga produksi Seven Strings Productions.

    NIEKE INDRIETTA

    Berita Lainnya:
    Jay Z-Coldplay Berkolaborasi di Konser Tahun Baru
    Iswargia, dari Era Romantik ke Abad Ke-21
    Apa Yang Beda di Lagu Baru Agnes Monica?
    Love In Paris Siap Hingga 70 Episode 
    Maestro Kesenian Sunda Ma Ageung Tutup Usia  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.