Hati Baru Dahlan Iskan Berumur Panjang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN dan mantan Dirut PT PLN (Persero) Dahlan Iskan. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri BUMN dan mantan Dirut PT PLN (Persero) Dahlan Iskan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Hati baru Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan pernah diprediksi dokter hanya sanggup berumur lima tahun. Ternyata, hati Dahlan sanggup melewati batas “kedaluwarsa” pada tahun ini. "Lima tahun itu sudah jatuh tempo Agustus lalu," kata Dahlan Iskan di Bandung, Rabu, 14 November 2012.

    Dari pemeriksaan terakhir, hati Dahlan Iskan dinyatakan sehat dan masih tetap bagus oleh dokter. "Sangat bersih, tanpa bibit kanker," ujarnya. Dokter juga menyatakan hati transplantasi Dahlan telah menyatu dengan badan secara sempurna.

    Menurut Dahlan, dulu, dokter menyatakan hati barunya masih berisiko terkena kanker lagi. Bibit kanker yang mengalir lewat darah dan ke hati itu akan merusak lagi. 

    Dahlan mengisahkan soal kesehatannya ini di acara Dialog Nasional Pramuka Jawa Barat di Hotel Preanger, Bandung, hari ini. Dulu, ketika hatinya telah rusak oleh kanker, masa hidupnya diprediksi dokter tinggal 6 bulan. Tanda-tanda kematian seperti kaki bengkak telah muncul. Dia memutuskan untuk transplantasi hati dan berpacu dengan waktu. "Akhirnya dapat hati anak muda yang meninggal di usia 21 tahun," katanya.

    Hati lamanya yang telah rusak, hitam, dan tak lagi berwujud hati, diserahkan dokter ke istrinya yang hampir semaput saat melihat organ suaminya itu. Dengan hati baru, umur Dahlan saat itu diperkirakan bisa bertambah 5 tahun. "Sekarang sudah (umur) 61 tahun, kalau meninggal nanti sudah lebih pantas," ujarnya.

    ANWAR SISWADI

    Berita Terpopuler
    Keluarga Justru Iba Rhoma Irama Nyapres  

    Ridho Rhoma Minta Rhoma Irama Bersedia ''Nyapres''  

    Maestro Kesenian Sunda Ma Ageung Tutup Usia  

    Mengapa Album Terbaru Christina Aguilera Lotus?  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.