Arti Pahlawan Bagi Mira Lesmana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Novi Kartika

    TEMPO/Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi sineas Mira Lesmana, seorang pahlawan bukan hanya berjuang di medan perang. Tapi, pahlawan juga memberikan inspirasi kepada orang lain dalam kerasnya menghadapi kehidupan.

    Seorang perempuan, menurut Mira, yang sudah berjuang dan mengurus keluarganya sudah bisa disebut pahlawan. “Perjuangan perempuan yang berat, bukan tentang kesedihan dan penderitaan saja sudah bisa disebut patriotisme,” kata Mira di Fimelafest 2012, Jumat, 9 November 2012.

    Mira merujuk pada sosok Priskilla Smith Jully, peraih UNDP Award & Liputan 6 SCTV Award yang menjadi inspirasi banyak orang. Priska adalah seorang perempuan tunanetra yang sejak kecil mengabdikan diri untuk kehidupan sosial masyarakat berkemampuan khusus.

    Wanita yang tinggal di Semarang bersama suami dan anaknya ini memutuskan membina kurang lebih 100 anak asuh di yayasan School of Life yang dikelolanya sejak 10 tahun lalu. Mira membuat film pendek berdurasi 5 menit bertajuk Lentera Hati Priska yang bisa dilihat di Fimela TV.

    "Makna kepahlawanan kini bisa dilihat tidak hanya semata karena jasa para pahlawan yang berjuang di medan perang, namun juga berjuang menghadapi kerasnya kehidupan dan bisa menginspirasi banyak orang," ujar Mira.

    ALIA FATHIYAH

    Berita Lain:
    Timnas Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Diego
    Petraeus Kenal "Simpanan"-nya Sejak 6 Tahun Lalu
    Konser David Foster Bertabur Tawa
    Indonesia Basis Produksi, Toyota Tambah Investasi Rp 26 Triliun
    Putri Obama Bisa Belajar dari Anak Clinton



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.