Awalnya FOS bukan Free On Saturday

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO.CO , Jakarta: Band Free On Saturday mengaku awalnya FOS bukan kepanjangan dari Free On Saturday tapi Full Of Shit. Band ini terbentuk berawal dari proyek gitaris Coky dan vokalis Ariyo Wahab.

    Pada 2006, Coky dan Ariyo memakai aliran rock yang ekstrem. “Makanya kita juga mau pakai nama ekstrem, Full Of Shit,” kata Coky di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis 25 Oktober 2012.

    Namun mereka mengundurkan niatnya memakai nama yang berarti ‘Penuh Dengan Kotoran’ itu. Sebab, mereka tinggal di Indonesia. Mereka takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat memakai nama itu. “Sayangnya ini Indonesia gitu loh, ngeri ada apa-apa,” kata Coky.

    Dengan pertimbangan itu, mereka mengubah Full Of Shit menjadi Free On Saturday. Karena faktanya dengan kesibukan masing-masing, mereka hanya bisa berkumpul untuk latihan atau membuat lagu hanya pada Sabtu saja. “Jadilah kita bikin Free On Saturday,” kata Coky.

    Band ini baru memiliki satu album yang dirilis pada 2010. Namun prestasinya sudah sampai tingkat internasional. Pada Juli 2012, band yang beranggotakan Ariyo Wahab (vocalist), Coky (lead guitar), Bey Blue (keyboardist), Rival Himran (bassist), Robby Funkop (drummer), dan Liliek (guitar) tampil di Hyde Park, London. Mereka tampil di salah satu panggung bergengsi dunia, Hard Rock Calling 2012 setelah menang sebagai second runner up kompetisi global Hard Rock Rising.

    FOS tampil dengan membawakan 6 buah lagu di festival yang pernah menampilkan musisi sekelas Stevie Wonder, Bon Jovi itu . Lagu-lagu yang mereka bawakan berbahasa campur antara Indonesia dan Inggris. Namun menurut Ariyo, apresiasi yang mereka terima dari para penonton sangat bagus. “Penonton sangat menghargai dan apresiatif sekali kepada kami,” katanya.

    MITRA TARIGAN

    Berita lain:
    Pengalaman Free On Saturday Manggung di London 

    50 Tahun James Bond: Lahir dari Novel dan Cerpen

    50 Tahun James Bond: Berawal di Casino Royale

    50 Tahun James Bond: Ian Fleming, Keluarga Kaya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.