Jimmy Page Ogah Reuni dengan Led Zeppelin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jimmy Page (kanan) anggota band Led Zeppelin dan Jack White anggota band  White Stripes (tengah), saat menghadiri pemutaran film dokumnter mereka

    Jimmy Page (kanan) anggota band Led Zeppelin dan Jack White anggota band White Stripes (tengah), saat menghadiri pemutaran film dokumnter mereka "It Might Get Loud" di Los Angeles (20/6). Foto: REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Los Angeles - Led Zeppelin tidak akan bersatu kembali dalam waktu dekat.

    Pesan itu datang saat vokalis Robert Plant menggelar konferensi pers untuk film konser band itu yang bertajuk Celebration Day. Di malam hari saat pemutaran perdana, gitaris Jimmy Page meluruskan soal kemungkinan reuni itu.

    "Saya pikir itu mengecewakan bagi orang-orang ketika jawabannya adalah tidak," kata Page. Tapi ia kemudian menambahkan,  "Itu jawaban untuk saat ini."

    Celebration Day merupakan film dokumentasi yang meliputi konser reuni mereka pada tahun 2007 di London. Dalam acara ini, Plant, Page dan John Paul Jones,  memainkan konser penghormatan satu kali untuk menghormati pendiri Atlantic Records, Ahmet Ertegun. "Setelah ide itu diusulkan, 'Apakah kita melakukan konser?'," kata Page.

    Sejak kematian Bonham pada tahun 1980, band ini memainkan hanya segelintir pertunjukan, dan konser tribute 2007 adalah yang terakhir kali.

    Led Zeppelin adalah kelompok musik rock dari Inggris yang dibentuk bulan September 1968. Sejak kepergian drommer-nya, John Bonham, kelompok ini lumpuh. Dengan musiknya yang menonjolkan suara gitar yang keras dan berat, Led Zeppelin dianggap sebagai salah satu band heavy metal yang pertama.

    Celebration Day  akan dirilis di seluruh dunia pada 17 Oktober di 1.500 lokasi pertunjukan, sebelum dirilis dalam format DVD pada 19 November.

    AP | TRIP B


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.