Maia Terjun di Bisnis Air Mineral  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi Maia Estianty berkunjung ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (31/5). Kedatangan Maia untuk menjenguk Angelina Sondakh di Rumah Tahanan Jakarta Timur cabang Komisi Pemberantasan Korupsi. TEMPO/Seto Wardhana

    Musisi Maia Estianty berkunjung ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (31/5). Kedatangan Maia untuk menjenguk Angelina Sondakh di Rumah Tahanan Jakarta Timur cabang Komisi Pemberantasan Korupsi. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Cukup lama tak muncul di panggung hiburan, penyanyi Maia Estianty rupanya tengah giat berbisnis. Setelah mendirikan sejumlah tempat karaoke, kini ia mengincar bisnis air minum dalam kemasan.

    Bisnis baru penyanyi berusia 36 tahun itu terungkap saat ia bertemu dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin sore, 1 Oktober 2012. Maia tak sendiri. Dia mengajak President Commisioner PT Paramita Inti Prana, Ade Nasution, dan seorang konsultan dari Universitas Indonesia, Firdaus Ali.

     Menurut Maia, dia akan melakoni bisnis apa saja asalkan halal. "Apa saja kalau peluangnya bagus, saya lakuin," katanya seusai pertemuan tersebut. Maia, yang mengenakan kemeja merah dipadu celana hitam, mengaku sengaja memilih Banyuwangi karena daerah ini terkenal sebagai gudangnya air. "Ya, namanya banyu, pasti banyak airnya, ya," katanya, berseloroh.

     Dia berencana mendirikan perusahaan air minum kemasan berskala internasional sehingga mampu melambungkan nama Banyuwangi ke panggung dunia. Namun ia merahasiakan berapa nilai investasi yang akan dikucurkan. "Pokoknya besar, deh," kata mantan istri Ahmad Dhani ini. Maia bersama timnya masih melakukan survei lokasi ke sejumlah sumber air di Banyuwangi. Dia menargetkan pada tahun ini perusahaannya sudah berdiri. 

     Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan menyambut baik rencana investasi Maia Estianty. Menurut dia, Banyuwangi memiliki sejumlah sumber air yang selama ini belum dimanfaatkan. "Air kita lebih banyak terbuang ke laut, sehingga saatnya kita manfaatkan," katanya.

    IKA NINGTYAS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.