Iran Boikot Penghargaan Oscar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Richard Harbaugh/A.M.P.A.S.

    REUTERS/Richard Harbaugh/A.M.P.A.S.

    TEMPO.CO, Teheran - Masyarakat perfilman Iran tidak akan mengirimkan wakilnya dalam ajang Academy Award setelah pemerintah mengumumkan boikot sehubungan film Innocence of Muslims. Langkah ini dianggap sebagai kemunduran, setelah Panitia Ocsar mengumumkan film asal negeri itu, A Cube of Sugar, karya Reza Mirkarimi menjadi salah satu nominee ajang ini.

    Selain mengumumkan boikot negaranya, Menteri Kebudayaan, Mohammad Hosseini, juga menyerukan agar negara-negara Muslim melakukan langkah sama. "Saya secara resmi mengumumkan bahwa sebagai reaksi terhadap penghinaan kepada Nabi, kita akan menahan diri dengan tak mengambil bagian dalam Oscar tahun ini dan kami meminta negara-negara Islam lain untuk menunjukkan protes mereka seperti ini," katanya, kepada kantor berita Iran, ISNA. "Film ini dibuat di Amerika dan Oscar yang diselenggarakan di sana, dan sejauh ini belum ada sikap resmi oleh negara yang membuat film ini."

    Penyelenggara Oscar di Los Angeles mengatakan mereka tidak mendengar dari Komite Oscar Iran tentang sikap ini. Tahun lalu, film Iran keluar sebagai pemenang untuk kategori film berbahasa asing terbaik. Sutradara Asghar Farhadi menerima sendiri penghargaan itu.

    Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, mengecam film Innocence of Muslims dalam penampilannya di sebuah televisi AS. "Ini tidak ada atau sangat sedikit hubungannya dengan kebebasan berkreasi dan kebebasan berbicara. Ini adalah pelemahan dan penyalahgunaan kebebasan," katanya, melalui seorang penerjemah.

    Ia menyatakan, seharusnya hal semacam ini tidak terjadi. Ia berharap di masa mendatang hal ini tak terulang. "Kami tidak suka orang kehilangan nyawa mereka atau dibunuh untuk alasan apapun, di mana saja di dunia ini," katanya.

    GUARDIAN | TRIP B



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.