Ari Lasso dan Suku Sakai Meriahkan Penutupan PON  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Ari Lasso saat tampil menghibur penggemar setianya dalam konser mini bertajuk

    Penyanyi Ari Lasso saat tampil menghibur penggemar setianya dalam konser mini bertajuk " Ari Lasso And Friends " di Rolling Stone Cafe, Kemang, Jakarta, Rabu (25/4). ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Penutupan Pekan Olahraga Nasional XVIII Riau 2012 pada Kamis mendatang, 20 September, akan menampilkan artis-artis papan atas yang dipadukan dengan pementasan seni budaya bernuansa suku pedalaman Melayu-Riau.

    "Bakal penuh kejutan, spektakuler dan banyak artis akan tampil," kata konsultan pembukaan dan penutupan PON ke-18, Helmy Yahya, di Pekanbaru, Senin, 17 September 2012.

    Acara yang akan dihadiri Wakil Presiden Boediono ini dibuka pada pukul 19.00 dengan penampilan penyanyi Ari Lasso. Selain musisi itu, juga akan tampil grup band rock asuhan Ahmad Dhani, T.R.I.A.D, penyanyi Cici Faramida, Lana Niti Baskara, Ruth Sahanaya, dan Titi DJ. Menurut Yahya, acara penutupan akan lebih ringkas dan lebih mengutamakan pesta hiburan.

    "Akan ada dua peluncuran kembang api, yang paling akhir lamanya sampai sekitar 10 menit," kata Helmy.

    Pertunjukan juga akan tambah berkesan dengan ditampilkannya kesenian bernuansa seni suku asli masyarakat pedalaman Riau, seperti suku Sakai dan Talang Mamak. Pengarah program pergelaran budaya itu, Al Azhar, mengatakan penampilan ini merupakan representasi dari wujud perdaban Melayu-Riau yang dikemas melalui berbagai unsur seni seperti sastra, musik, tari, dan teater.

    "Akan kami tampilkan penari sekaligus penutur lisan masyarakat Sakai yang menyatu dengan pergelaran, sehingga dapat dinikmati secara umum sebagai suatu pertunjukan seni," kata Al Azhar. Ketua Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau itu mengungkapkan, pergelaran kali ini merupakan lanjutan dari pergelaran budaya pada pembukaan PON, 11 September lalu.

    Tema besar yang diusung adalah air dan peradaban. Karena, air merupakan awal dari reproduksi manusia yang melingkupi sebagian besar bumi, termasuk Riau. "Tak mengherankan keberadaan air menjadi isu universal sepanjang masa," ujar Al Azhar.

    Penulis skenario Dalam Kasih Sayang Air, Taufik Ikram Jamil, mengatakan pengusungan masyarakat pedalamaan untuk memperlihatkan perjalanan peradaban Riau sejak 3.000 tahun yang lalu hingga saat ini. "Seni Riau akan berdialog dengan seni masa kini, seni tari zapin dengan hip hop," ujar Taufik.

    ALI ANWAR

    Berita Terpopuler:
    Kelas Menengah Bisa Tentukan Kemenangan Jokowi

    Situs Porno Minati Foto-foto Hot Kate

    Siapa Penentu Kemenangan Foke atau Jokowi?

    Pilkada DKI: Agama Yes, Prabowo No

    50 Foto Topless Kate Middleton Ada di Majalah Chi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto