Konser di 5 Negara, Noah 'Ngarep' Rekor Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil band NOAH Lukman (kiri), Ariel dan Uki (kanan) saat konferensi pers dikawasan Senayan, Jakarta, 11-9, 2012. Noah akan menggelar konser Born To Make History di lima negara dalam satu hari pada 16-9, 2012. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Personil band NOAH Lukman (kiri), Ariel dan Uki (kanan) saat konferensi pers dikawasan Senayan, Jakarta, 11-9, 2012. Noah akan menggelar konser Born To Make History di lima negara dalam satu hari pada 16-9, 2012. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Rencana grup band Noah menggelar tur ke lima negara di Asia dalam sehari terbilang upaya yang tak biasa. Para personelnya -Ariel, Lukman, Uki, Reza, dan David, berharap hajat besar mereka itu bisa mencetak rekor dunia.

    "Sekarang ingin memecahkan bukan hanya rekor yang dari Musium Rekor Indonesia (MURI), tapi juga memecahkan rekor dunia. Mudah-mudahan masuk Guiness of Record," kata Ariel dalam jumpa pers di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa 11 September 2012.

    Sebelumnya, mereka memang pernah mencetak rekor MURI pada 2004 lalu. Kala itu, dengan nama Peterpan (nama band sebelum berganti Noah), Ariel dan rekan-rekannya menggelar konser maraton di enam kota di Indonesia dalam waktu 24 jam.

    Rencana mereka kali ini sengaja dibuat dalam rangka peluncuran album terbaru Noah. Lima negara yang bakal disinggahi dimulai dari Melbourne, Australia (pukul 00.01), Hongkong (10.30), Kuala Lumpur, Malaysia (16.00), Singapura (18.30), dan di Jakarta, Indonesia (22.30 WIB).

    Saat ini Noah sudah menelurkan enam album studio. Mereka sempat menunda peluncuran album terbarunya lantaran Ariel masuk bui atas kasus video porno bersama artis Luna Maya dan Cut Tari.

    YAZIR FAROUK

    Berita terpopuler lainnya:
    Tur 5 Negara, Ariel Noah Pakai Pesawat Pribadi

    Ariel Cs Belum Patenkan Nama Noah
    Ariel Noah Gugup Ditanya Soal Luna Maya
    Kata Artis Senior Soal Ariel dan Noah

    Alasan Ariel Cs Memakai Nama Noah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.