Bondan Prakoso Kehilangan Bas Kesayangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bondan Prakoso. TEMPO/Seto Wardhana

    Bondan Prakoso. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta -Musisi Bondan Prakoso tertimpa musibah. Rumah kedua orang tuanya Sisco Batara dan Lili Yulianingsih di Perumahan Grand Serpong Residence, Tangerang, diamuk si jago merah Sabtu, 8 September 2012 sore.

    Kebakaran itu mengakibatkan studio mixing milik ayahnya ludes terbakar, termasuk salah satu bas kesayangan Bondan yang kerap dipakai saat manggung.

    "Ruang studio habis. Di dalamnya ada komputer, sepaker, alat-alat musik, keyboard, bassnya bondan, gitar," kata Bagus, manajer Bondan, dalam percakapannya melalui blackberry messenger (BBM), Ahad, 9 September 2012.

    Menurut Bagus, sumber api disebabkan dari arus pendek listrik dari kabel pendingin ruangan yang menuju ke dalam studio. Makanya, studio itu menjadi bagian paling parah terbakar.

    Beruntung, kebakaran tak menelan korban jiwa. Keluarga Bondan yang berada di rumah saat kejadian buru-buru keluar mencari tempat aman. "Pas kejadian ada saya, mamahnya Bondan sama sepupu," ujarnya. "Papahnya Bondan lagi enggak di rumah. Tapi langsung dihubungi 10 menit langsung sampe rumah."

    Bondan memulai karir di panggung hiburan Tanah Air sebagai penyanyi cilik di era 80-an sampai awal 90-an. Menginjak dewasa, ia mendirikan band dan sebagai pembetot bass bernama Funky Kopral. Namun tahun 2003, ia mengundurkan diri setelah mengeluarkan album ketiga. Kini, Bondan aktif bersama band barunya bernama Bondan Prakoso & Fade To Black.

    YAZIR FAROUK

    Selebritas Lainnya
    Pernikahan Brad Pitt-Angelina Jolie di Britania?
    Album Baru Tony Q. dalam Gelang Flashdisk

    Rihanna dan Chris Brown Berciuman Bibir 

    Winona Ryder Merasa Sangat Beruntung 

    Russel Crowe Hilang di Long Island  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.