Maylaffayza Lari Keliling GBK di Malam Hari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maylaffayza. TEMPO/Panca Syurkani

    Maylaffayza. TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Vionis Maylaffayza atau yang akrab disapa Fayza akan berlari mengelilingi Stadion Glora Bung Karno (GBK) Senayan, di malam hari. Nah lho?

    Ketika ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2012, Fayza mengatakan tekad untuk lari malam-malam di Gelora Bung Karno itu merupakan salah satu rangkaian acara yang digelar sebuah klub olahraga lari di Indonesia, Indorunners.

    "Larinya dijadwalkan tanggal 27 September nanti," katanya. Bersama anggota Indorunners lainnya, Fayza mengatakan tema besar acara ini adalah "Jakarta Sport Week".

    "Dengan acara ini kami ingin berbagi keceriaan dan kesenangan karena, selain tubuh bisa bergerak dan sehat, akan ada hadiah juga," ujarnya.

    Lalu kenapa larinya di malam hari? Soal ini, Fayza bilang punya alasan sendiri.

    Menurut dia, di malam hari justru polusi asap dan suara dari kendaraan yang melintas akan jauh berkurang. "Kami juga berusaha mencari rute yang paling jarang dilewati kendaraan," katanya.

    Lantaran berlari di malam hari, Fayza menjelaskan, nantinya setiap peserta lari akan mengenakan kostum khusus dan aksesoris yang akan menyala, seperti stick light.

    Selain Fayza, presenter Melanie Putria juga ikut meramaikan acara lari di malam hari itu. Pasalnya, Puteri Indonesia tahun 2002 ini juga anggota Indorunners.

    YAZIR FAROUK

    Berita terpopuler lainnya:
    Dewi Persik Siap Mendunia
    ''Maklumat 5 September'' Diputar di Yogyakarta

    Admission, Pemenang Festival Film Perdamaian

    Ine Febriyanti Dapatkan Beasiswa Film di Korea

    Personelnya Sakit, Duran Duran Batal Konser di AS

    Soulfly Bawa Peralatan 2 Ton ke Jakarta

    Mudahnya Memboyong Cannibal Corpse dan Soulfly


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.