Mau Kerja Kantoran, Acha Septriasa Emoh Nikah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain film dan sinetron serta penyanyi Acha Septriasa atau biasa dipanggil Acha saat ditemui pada acara Festival Film untuk Perdamaian di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Jakarta Pusat, 30-8, 2012. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pemain film dan sinetron serta penyanyi Acha Septriasa atau biasa dipanggil Acha saat ditemui pada acara Festival Film untuk Perdamaian di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Jakarta Pusat, 30-8, 2012. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Acha Septriasa berbeda dari artis kebanyakan. Bintang film Heart ini malah ingin kerja kantoran dibandingkan menjadi seorang aktris hingga masa tua. Selepas kuliah di Limkokwing University Malaysia, gadis cantik ini sedang mencari perusahaan yang rela mempekerjakannya.

    “Saya ada niat untuk kerja kantoran, jadi masih mencari,” kata Acha ketika ditemui di sela-sela malam penghargaan Festival Film Internasional untuk Perdamaian, Inspirasi, dan Kesetaraan (IFFPIE), di Blitzmegaplex, Kamis, 30 Agustus 2012.

    Itu menjadi salah satu alasan Acha untuk tidak menikah saat ini. Acha ingin berkarier lebih dulu meski ada seorang pria yang telah lama mendampinginya. “Saya belum memikirkan kapan mau nikah, masih ada film, masih mau kerja kantoran, jadi santai,” kata bekas kekasih Irwansyah itu.

    Padahal, keluarga Acha sudah mengenal pria yang identitasnya masih dirahasiakan itu. Kedua orang tua Acha sudah mengangguk setuju jika gadis kelahiran 1 September 1989 itu menikah.

    “Orang tua sudah setuju-setuju saja, semuanya lancar, orangnya baik,” kata pemilik rahang lebar ini. Tapi Acha masih mau konsentrasi mencari pekerjaan dulu.

    ALIA FATHIYAH

    Berita Lain:
    Nunung Resmi Menikah dengan Manajernya
    Daniel Craig Pemeran Terbaik James Bond
    d''Masiv Open House Sambil Dagang CD


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.