Mudahnya Memboyong Cannibal Corpse dan Soulfly  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band Cannibal Corpse. metalinjection.net

    Band Cannibal Corpse. metalinjection.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam waktu dekat ini, Indonesia bakal habis-habisan digempur konser band beraliran keras, yakni Soulfly dan Cannibal Corpse. Promotor Revision Entertainment, pemegang dua hajat itu, mengaku tak menemui kesulitan untuk memboyong mereka.

    "Enggak ada yang sulit, sih. Soulfly juga. Mungkin mereka dengar kita sukses gelar Hammersonic Festival kemarin, " kata Ravel, pemilik Revision Entertainment, kepada Tempo, Senin, 27 Agustus 2012.

    Selain tak ada syarat dan ketentuan khusus yang diminta, proses negosiasi kepada masing-masing manajemen sang artis selalu berjalan mulus. Kata dia, tak butuh waktu lama untuk mendapat kepastian. "Untuk konfirmasi, hanya seminggu," ujarnya.

    Cannibal Corpse akan menggelar konser di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta, 12 Oktober 2012. Sembilan hari kemudian, penonton akan kembali dibakar oleh cadasnya musik Soulfly di Lapangan D Senayan, Jakarta.

    Cannibal Corpse dan Soulfly merupakan band yang punya era kelahiran berbeda. Cannibal Corpse mulai aktif pada 1988, sementara Soulfly pada 1997. Meski begitu, pemain gitar sekaligus vokalis Soulfly, Max Cavalera, bukan orang lama. Ia adalah pendiri dan bekas personel band thrash metal legendaris asal Brasil, Sepultura. Sepultura pada awal November akan menggelar tur di lima kota di Indonesia.

    YAZIR FAROUK

    Berita lain:
    Cuplikan Film ''Test Pack'' Ditonton 100 Ribu Orang

    Film Dokumenter Anti-Obama Jadi Film Terlaris

    Test Pack, 7 Tahun Ninit Yunita Tunggu Bayi Lahir

    ''The Bourne Legacy'' Geser ''The Dark Knight Rises''

    Ninit Yunita Rela Film Test Pack Beda dengan Novel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.