Rihanna Ternyata Masih Cinta Chris Brown  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rihanna menambahkan unsur wow dari penampilannya dengan mengenakan kacamata cateye berwarna abu-abu. Stylebistro.com

    Rihanna menambahkan unsur wow dari penampilannya dengan mengenakan kacamata cateye berwarna abu-abu. Stylebistro.com

    TEMPO.CO, Los Angeles - Tiga tahun setelah dipukuli Chris Brown, penyanyi R&B Rihanna ternyata masih mencintai mantan pacarnya itu. Rihanna menyebut Brown sebagai “cinta dalam hidupku”.

    “Aneh karena aku masih mencintainya,” kata Rihanna kepada Oprah Winfrey dalam wawancara yang disiarkan Ahad, 19 Agustus 2012. “Aku rasa ia adalah cinta dalam hidupku.”

    Pada 2009, Brown divonis menyerang Rihanna dalam aksi kekerasan pada malam Grammy Award 2009 di Los Angeles. Pria berusia 23 tahun ini lalu meminta maaf secara terbuka dan dihukum lima tahun masa percobaan: layanan kemasyarakatan, penyuluhan soal kekerasan dalam rumah tangga, serta diminta menjauh dari Rihanna.

    Hukuman menjauh dari Rihanna dicabut tahun lalu. Pasangan itu mulai bekerja sama. Tahun ini, keduanya menggarap single Birthday Cake dan Turn Up the Music. Akibatnya, mereka digosipkan kembali berpacaran.

    “Kami tetap berteman sangat dekat sejak hukuman itu dicabut. Kami mulai memperbaikinya sedikit demi sedikit. Dan itu tidak mudah… Kami mulai membangun kepercayaan. Itu saja. Kami saling mencintai dan mungkin akan tetap seperti itu. Kami tidak ingin mengubah apa pun,” ujar Rihanna, 24 tahun, kepada Winfrey.

    Rihanna mengatakan dia tidak bisa menyembunyikan perasaannya ketika bertemu dengan Brown.

    REUTERS | TSE

    Berita lain:
    Polisi Yang Halangi Penyidikan KPK Bisa Ditahan

    10 Polisi Serang Markas TNI di Kaimana

    KPK Tahan Djoko Susilo Setelah Lebaran

    ICW: Basmi Korupsi Butuh Keberanian

    Libur ke Tangkuban Parahu? Pasti Kecewa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.