Kenapa Jennifer Aniston Dilamar 10 Agustus?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jennifer Aniston dan kekasihnya, Justin Theroux di Paris, Prancis.

    Jennifer Aniston dan kekasihnya, Justin Theroux di Paris, Prancis.

    TEMPO.CO, Los Angeles - Aktor Justin Theroux telah resmi melamar kekasihnya, Jennifer Aniston. Ajakan menikah baru diajukan Theroux setelah 15 bulan pacaran dengan Aniston. Dan itu diucapkan Theroux ketika dia merayakan ulang tahunnya ke-41 pada Jumat, 10 Agustus 2012.

    Kenapa Theroux memilih tanggal itu? Ternyata ada alasannya, yakni untuk menampik anggapan publik kalau dia mau menyamakan posisi dengan mantan suami Jennifer Aniston, Brad Pitt. Soalnya, beberapa bulan lalu Brad Pitt baru saja mengumumkan pertunangannya dengan si pacar, Angelina Jolie.

    “Dia tak ingin berada dalam situasi ‘kami juga bertunangan, loh’,” kata sumber Sun Times. “Toh, kisah cinta Aniston dan Brad Pitt sudah berakhir 2005 lalu.”

    Atas pertimbangan itu, Theroux pun berhati-hati dalam memilih tanggal lamaran. Dan terpilihlah hari ulang tahun Theroux.

    Menurut situs berita E Online, sebetulnya hubungan Theroux dengan Aniston sudah bisa terjalin jauh sebelum wanita ini menjalin menikah dengan Brad Pitt, yakni ketika Aniston berakting di serial Friends. Sayangnya Theroux menolak ikut audisi serial televisi itu. Maka pertemuan mereka tertunda.

    Aniston dan Theroux baru bersua dalam film Wanderlust yang tayang pada 24 Februari 2012. Dari film drama komedi percintaan itu, kisah romansa keduanya mulai terjalin. Mereka pun resmi menjadi sepasang kekasih.

    CORNILA DESYANA

    Berita lain:
    Batu Apung Seluas Israel Mengambang di Pasifik

    Kapolri Sebut KPK Seperti Garong

    Kenapa Miranda Tebar Senyum di Pengadilan?

    Begini Cara Sinse Mengobati Pasien

    Mantan Istri Johnny Depp Blak-blakan Soal Cerainya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.