Penari Indonesia Bawa Kisah Gempa ke Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tari Aceh/TEMPO/ Nirfan Rifki

    Tari Aceh/TEMPO/ Nirfan Rifki

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok Tari Nan Jombang melakukan pertunjukan perdana di Australia dengan karya terbaru mereka yang mengeksplorasi pengalaman-pengalaman pribadi mereka tentang gempa bumi Padang 2009.

    Dalam siaran pers yang disampaikan Kedutaan Australia kepada Tempo, pentas tari digelar mulai malam ini hingga Sabtu, 11 Agustus 2012 di Brisbane Powerhouse, Queensland, sebelum bertolak ke Festival Darwin di Australia Utara.

    Pada 30 September 2009, gempa bumi dengan kekuatan skala 7,6 menggoncang Padang, Sumatera Barat, dengan korban jiwa lebih dari 1000 dan mencederai 3000 orang. Para penari Nan Jombang beruntung selamat. Kala itu mereka sedang berlatih di ruang terbuka saat gempa bumi menggoncang dan merobohkan studio mereka.

    Dalam Tarian Malam, penata tari Ery Mefri menggabungkan bela diri Minangkabau, gendang, dan tari tradisional dengan tari kontemporer untuk menjelajahi pengalaman gempa bumi kelompok tarinya.

    “Kami sangat gembira kembali ke Australia dengan karya terbaru kami Tarian Malam," kata Ery Mefri. Menurut dia, penonton di sini selalu memberi sambutan baik sejak pagelaran pertama kali pada 2007. "Kami menantikan dengan gembira untuk tampil di Brisbane Powerhouse dan Festival Darwin sebelum bertolak ke Singapura.” 

    Direktur Brisbane Powerhouse, Andrew Ross, berujar Brisbane Powerhouse dengan gembira menyambut kembali Nan Jombang setelah menggelar pertunjukan pertama mereka di Australia pada 2007.

    “Pagelaran perdana internasional Tarian Malam dilakukan di Brisbane dan kami sangat gembira melihat para penari Nan Jombang kembali di panggung setelah selamat dari gempa bumi yang memporakporandakan studio mereka," ujarnya.

    Menurut Andrew Ross, kelompok tari ini telah memperoleh pujian kritis dan selalu mendapat tawaran untuk tampil di seluruh dunia. Baru-baru ini saja kelompok tari ini tampil di Seoul, Berlin, Singapura, Tokyo, Filipina dan Essen. “Penampilan Tarian Malam yang masih dalam pengembangan di Singapura sungguh memukau.  Gendang tradisionalnya dinamis dan intensitas emosi yang berasal dari para penari tampak jelas,” katanya.

    Penampilan Nan Jombang di Brisbane dan Darwin didukung oleh Lembaga Australia-Indonesia.

    ADI WARSIDI



    Berita Populer:
    Istri Kim Jong Un Pakai Tas Seharga 1,8 Juta Won
    Ariel Noah Gugup Ditanya Soal Luna Maya
    Wakil PM Rusia sebut Madonna ''Pelacur Moral''  
    Mantan Suami Amy Winehouse Koma Usai Pesta Narkoba 
    Agus Condro Sudutkan Miranda Goeltom  
    5 Tempat Belanja Terbaik di Toronto  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.