Wakil PM Rusia sebut Madonna 'Pelacur Moral'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi pop Amerika Serikat Madonna saat melakukan konsernya keliling dunia

    Penyanyi pop Amerika Serikat Madonna saat melakukan konsernya keliling dunia "MDNA world tour" di O2 World, Berlin, 28-6, 2012. REUTERS/Thomas Peter

    TEMPO.CO, Moskow - Wakil perdana menteri Rusia meradang setelah  Madonna berbicara menentang pemerintah Putin saat menggelar konser di negara itu. Dia juga mengatakan kepada Madonna untuk "melepaskan salibnya", atau "memakai celananya" setelah dia berjanji untuk mendukung komunitas gay di Rusia.

    Bentuk dukungan itu dilakukannya dengan mendistribusikan gelang merah muda selama konser. Di Rusia, merupakan pelanggaran hukum untuk mempromosikan homoseksualitas kepada orang-orang muda.

    Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin menuliskan di akun Twitter-nya: "(Dia) mencoba memberi kuliah pada semua orang tentang moralitas."

    Meskipun ia tidak menggunakan kata secara esplisit, hal itu dipahami bahwa dalam konteks bahasa Rusia, sama dengan ia menyebut Madonna sebagai 'pelacur'.

    Bintang 53 tahun ini menyinggung Kremlin dengan menyebut pihak berwenang untuk membebaskan tiga anggota kelompok punk Pussy Riot yang diadili karena menyanyikan sebuah lagu anti-Putin di gereja Moskow. Dia menuliskan kata Pussy Riot di punggungnya dan menyanyikan Like a Virgin dengan gaya punk.

    Rusia mengesahkan homoseksualitas pada tahun 1993 setelah jatuhnya Uni Soviet tetapi mengklasifikasikan sebagai gangguan mental pada tahun 1999, dan sikap anti-homo masih tinggi di negara ini.

    Aturan baru tengah digodok untuk memberlakukan denda bagi siapa saja yang mempromosikan homoseksualitas pada anak-anak dan menyamakannya dengan pedofilia.

    MAIL ONLINE | TRIP B

    Terpopuler
    Gubernur Fauzi Bowo Bungkam Soal Video di Youtube

    Rhoma Irama, Kanan-Kiri Kena Jerat Hukum

    Mahfud MD: Koruptor Hidupnya Panas

    Wawancara Tempo dengan Hartati Murdaya

    Ahmad Yani: Bambang Widjajanto Jangan Seperti Preman


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto