Ariel dkk Ceritakan Masa Peterpan Vakum Via Buku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok musik, Noah yang sebelumnya bernama Peterpan terdiri dari (kiri-kanan) David, Reza, Ariel, Uki, Lukman  hadir pada syukuran pergantian nama baru Peterpan di Musica Studio, Jakarta, Kamis, (2/8). ANTARA/Agus Apriyanto

    Kelompok musik, Noah yang sebelumnya bernama Peterpan terdiri dari (kiri-kanan) David, Reza, Ariel, Uki, Lukman hadir pada syukuran pergantian nama baru Peterpan di Musica Studio, Jakarta, Kamis, (2/8). ANTARA/Agus Apriyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sesuai dengan janjinya, grup band Noah akhirnya meluncurkan buku setelah Nazriel Irham alias Ariel bebas bersyarat dari masa tahanannya. Buku itu berjudul Kisah Lainnya dengan tebal 228 halaman.

    Ariel mengatakan Kisah Lainnya bercerita tentang perjalanan masing-masing personel mulai dari 2010 sampai 2012. Seperti diketahui, dalam kurun waktu dua tahun itu Peterpan yang kini bernama Noah vakum lantaran Ariel berada di Bui.

    "Jadi idenya ingin memberi tahu kepada sahabat Peterpan apa yang tidak tahu selama ini," kata Ariel dalam jumpa pers di Kawasan Senayan, Jakarta, Kamis malam, 9 Agustus 2012.

    Senada dengan Ariel, produser Musica Studio Indrawati Widjaja atau yang akrab disapa ibu Acin, mengatakan tujuan pembuatan "Kisah Lainnya" semata-mata untuk mengobati rasa penasaran publik kepada Noah. "Karena banyak yang tanya kabar Ariel dan personel lainnya sama saya," ujarnya.

    Setelah mengumumkan nama baru dan meluncurkan buku, masih ada beberapa proyek besar yang bakal dilakukan Ariel cs. Mereka akan meluncurkan album baru dan menggelar konser September 2012.

    YAZIR FAROUK

    Berita lain:
    Penyerang Kuil Sikh Tewas karena Senjatanya

    Istri Kim Jong Un Pakai Tas Seharga 1,8 Juta Won

    Gelar Tarian Bikini, Maskapai Vietnam Didenda

    Kasus Gu Kailai Repotkan Partai Komunis Cina

    Presiden Mesir Pecat Kepala Dinas Intelijen


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.