Keluar dari DPR, Tere Bikin Album Anak-anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Novi Kartika

    TEMPO/ Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah memutuskan keluar dari panggung politik, pelantun tembang Awal yang Indah, Theresia E.E. Pardede atau yang lebih dikenal dengan Tere, ingin segera menyelesaikan program pascasarjana di Universitas Indonesia dan membuat album lagu anak.

    "Saya ingin membangun semangat idealisme dan kecintaan terhadap Indonesia melalui lagu anak. Semangat itu harus ditanamkan sejak dini," kata Tere di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Penyanyi dan pencipta lagu ini mengaku sudah lama ingin menciptakan lagu-lagu anak yang kini semakin hilang. Ketika masih menjadi wakil rakyat, Tere pun tidak pernah berhenti bermusik, meski karyanya tidak pernah muncul.

    "Saya datang ke parlemen sebagai seniman. Memperjuangkan seniman lewat politik. Saya tidak pernah meninggalkan musik," katanya.

    Lagu anak, bagi Tere, merupakan obat cita-cita dirinya yang ingin menjadi guru TK sejak dulu. Namun perempuan kelahiran Jakarta, 2 September 1979, ini belum memastikan kapan akan merilis albumnya tersebut. "Cita-cita saya itu jadi guru TK, loh," katanya tertawa.

    Tere memutuskan untuk mundur sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan sebagai kader Partai Demokrat. Dia beralasan mundur karena persoalan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Selain itu, kemunduran Tere juga disebabkan dirinya merasa kecewa terhadap praktek politik dan sistem di parlemen.

    ANGGA SUKMA WIJAYA

    Berita Lain:
    Konser SMTown, Penonton Dilarang Pakai High Heels
    Memprotes Perlakuan Terhadap Vincent Van Gogh
    Java Jive Lempar Lagu Baru di YouTube
    The Joker Colorado Tak Pengaruhi Box Office Batman
    Perupa Iran Pamerkan Benda Kosmologi Yogyakarta
    Dari Maestro hingga Seni Kinetik


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto