Regina Idol Bertekad Ikut Program Diet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemenang Indonesian Idol 2012 terpilih, Regina Ivanova saat mendengarkan hasil kemenangan di Ecopark Ancol, Jakarta, Sabtu, (7/7) malam. ANTARA/Agus Apriyanto

    Pemenang Indonesian Idol 2012 terpilih, Regina Ivanova saat mendengarkan hasil kemenangan di Ecopark Ancol, Jakarta, Sabtu, (7/7) malam. ANTARA/Agus Apriyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Jebolan Indonesian Idol 2012, Regina Ivanova, atau Regina Idol merasa bobot tubuhnya harus segera diturunkan. Regina pun mendapat tawaran untuk mengikuti program diet.

    "Nanti Oktober baru mulai, supaya lebih enak dan nggak ngos-ngosan," ujar Regina Idol di acara buka bersama Universal Music di Jakarta, Rabu, 25 Juli 2012.

    Regina berencana akan menurunkan 16 kilogram dari berat badannya yang sekarang sekitar 78 kilogram.

    Keinginannya untuk menurunkan beratnya bukan karena permintaan orang lain, tapi dia menyadari jika badannya lebih kurus, maka ketika bernyanyi juga akan lebih nyaman.

    Meski program diet belum berjalan, wanita kelahiran Jakarta, 4 Desember 1985 mengatakan saat ini ia jadi enggan makan sedang sibuk dengan berbagai agenda setelah menjuarai ajang Indonesian Idol.  "Aktifitas sekarang banyak, jadi malas makan," katanya.

    Lagipula, Regina ingin bobot tubuhnya ideal supaya mudah mencari busana. Selama ini, ia memang tak selalu menjahit sendiri kostum menyanyinya, namun sering kali Regina kesulitan menemukan ukurannya.

    SYIFA JUNITA

    Berita terpopuler lainnya:
    Maia Estianty: Ariel I Love You
    Jokowi Mulai Dikawal Polisi

    SBY: Allah Selamatkan Indonesia

    Kisruh Anang-KD, Ashanty Merasa Tersudut

    CEO Liga Inggris Minta Maaf pada PSSI

    Maia Estianty Bakal Nikah dengan Polisi?

    Mulai Hari Ini, Tak ada Tahu dan Tempe



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.