Tokoh Wanita Superhero Ciptaan RA Kosasih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bapak Komik Indonesia RA Kosasih saat menhadiri acara peluncuran buku Wayang Purwa di City Walk Sudirman, Jakarta, Maret 2010. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Bapak Komik Indonesia RA Kosasih saat menhadiri acara peluncuran buku Wayang Purwa di City Walk Sudirman, Jakarta, Maret 2010. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sukses dengan karya pertamanya, Sri Asih, RA Kosasih kembali melahirkan sosok suberhero wanita yang kemudian dinamai Siti Gahara. Dua karya ini lahir karena kekagumannya pada sosok wanita perkasa.

    Dua karakter wanita Sri Asih dan Siti Gahara tak banyak perbedaan. Menurut Kosasih, keduanya cantik, sakti, penolong kaum lemah. Bedanya, Sri Asih mengenakan kostum wayang Sunda, sedangkan Siti Gahara mengenakan celana Aladin dari kisah 1001 malam.

    Tak berhenti di situ, Kosasih kemudian melahirkan serial Sri Dewi. "Saya terpengaruh komik Flash Gordon, ketika saya membuat edisi Sri Dewi Kontra Dewi Sputik," kata Kosasih saat diwawancarai wartawan Tempo, Leila S. Chudori, pada 1991.

    "Saya mau menunjukkan, tradisi lawan modern tidak selalu dimenangkan yang modern. Sri Dewi harus menang, ha ha ha...," kata putra bungsu pasangan Raden Wirakusuma-Sumami yang pernah mengenyam pendidikan Hindia Belanda, Hollandsch Inlands School (HIS) Pasundan ini.

    Bencana datang. Ketika Kosasih menikmati derasnya inspirasi, Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat, organisasi organ PKI) menuding komik-komiknya mencerminkan kebudayaan yang kebarat-baratan. Omzet komik Kosasih turun secara umum. Sementara, komik produksi Republik Rakyat Cina membanjir menggantikan komik yang dianggap kebarat-baratan.

    RA Kosasih kini tutup usia. Ia meninggal dunia di usia 93 akibat jatuh di rumahnya, di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan, Selasa dini hari, 24 Juli 2012. Sebelumnya, ia sempat dirawat di rumah sakit karena penyakit jantung dan paru-paru. Jenazah Bapak Komik Indonesia ini kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir siang hari tadi.

    RINA WIDIASTUTI | LEILA S. CHUDORI

    Berita terpopuler lainnya:
    Ruhut Tuding Nasdem Alihkan Isu
    Masjid Ini Berdiri Kokoh Tanpa Semen dan Besi

    Miranda Tetap Gaya dengan Baju Tahanan

    Mark Hughes Memuji Penampilan Persebaya

    Ramalan Presiden untuk Pemilu 2014

    KPK Temukan Transaksi Mencurigakan Hambalang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.