Kisah Politik di 'Habibie & Ainun' Dipotong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan presiden BJ. Habibie (kiri) bersama Reza Rahadian (kanan) pemeran Habibie dalam film Habibie & Ainun pada konferensi pers film tersebut di Jakarta, Minggu, (15/7). ANTARA/Agus Apriyanto

    Mantan presiden BJ. Habibie (kiri) bersama Reza Rahadian (kanan) pemeran Habibie dalam film Habibie & Ainun pada konferensi pers film tersebut di Jakarta, Minggu, (15/7). ANTARA/Agus Apriyanto

    TEMPO.CO , Jakarta: Sejak woro-woro pembuatan film Habibie & Ainun digaungkan beberapa waktu lalu, banyak publik penasaran bagaimana kisah perjalanan cinta keduanya dibingkai dalam layar lebar.

    Dalam wawancara singkat Tempo dengan sang sutradara, Faozan Rizal, setidaknya ada sedikit gambaran mengenai isi cerita film itu. Katanya, terdapat banyak kejutan di film itu lantaran tak sama persis dengan isi buku, Habibie & Ainun.

    Apalagi, detail kisah politik Habibie, kata Faozan, lumayan banyak dipangkas. Tujuannya adalah untuk menghindari kepentingan Pemilu 2014 mendatang. "Banyak pertimbangan, termasuk (Pemilu) 2014 itu," ujarnya seraya tertawa.

    Karena itu, Faozan kesulitan merombak skenario setebal 24 draf itu. Soalnya, bagaimana pun, Habibie adalah Presiden ke-3 RI.

    "Ini sudah oke. Terus Ada pertimbangan lain, ini terlalu politik. Kita bongkar lagi, tapi kita mikir Pak Habibie orang politik juga,” ujarnya. "Akhirnya politiknya kami adakan sebagai background saja. Beliau kan Presiden juga.”

    Film yang diberi judul sesuai dengan buku tulisan Habibie sendiri, Habibie & Ainun, ini menceritakan tentang perjalanan kisah cinta keduanya. Proses syuting sudah dilakukan mulai 17 Juli kemarin dan segera ditayangkan pada Desember 2012.

    YAZIR FAROUK

    Berita lain:
    Mengapa BCL Dipilih Perankan Ainun Habibie?

    Cari Inspirasi, Kevin ''Vierra'' Bayangkan Elma

    Ini Pantangan Ariel Saat Bebas Bersyarat

    Darius Sinathrya Pengin Main Bola Bareng Fabregas

    Delia Sering Dicurhati Puput Melati


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.