Gara-gara Olga, Acara Pesbukers Disetop  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Olga Syahputra. Tempo/Muhammad Auliya

    Olga Syahputra. Tempo/Muhammad Auliya

    TEMPO.CO, Semarang - Komisi Penyiaran Indonesia mengeluarkan surat penghentian program acara Pesbukers yang ditayangkan stasiun televisi swasta ANTV. Penghentian itu merupakan imbas dari pelecehan agama yang dilakukan host acara tersebut, Olga Syahputra.

    “Hari ini KPI secara resmi mengirimkan surat penghentian acara ke stasiun ANTV,” kata Ketua Komisioner Penyiaran Indonesia (KPI), Mohamad Riyanto, di sela-sela rapat pimpinan nasional KPI se-Indonesia di Semarang, Rabu, 4 Juli 2012.

    Keputusan penghentian acara Pesbukers itu diambil melalui rapat komisioner yang digelar pada 30 Juni kemarin.

    Riyanto menyatakan surat permintaan penghentian tersebut dilayangkan kepada stasiun ANTV, bukan kepada Olga yang melecehkan salah satu agama. Sebab, kata Riyanto, yang bertanggung-jawab terhadap acara televisi adalah stasiun televisinya.

    Acara Pesbukers dianggap melakukan pencemaran agama pada siaran langsungnya di ANTV pada episode 19 Juni 2012 silam. Saat itu ada pemirsa yang menelepon ke studio dan diterima Julia Perez, salah satu pemain di acara itu, yang mengucapkan salam, Assalamualaikum.

    Perkataan itu langsung disambut Olga dengan mengatakan "Lu assalamualaikum terus, ah, kayak pengemis."

    Riyanto mengatakan, acara Pesbukers telah terbukti melanggar Pasal 36 ayat 6 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Dalam pasal itu ditegaskan bahwa isi siaran dilarang memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan atau mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia Indonesia, atau merusak hubungan internasional. Dalam aturan itu disebutkan sanksi penghentiannya antara lima sampai tujuh hari.

    Akan tetapi, Riyanto menambahkan, KPI belum memutuskan sampai kapan acara Pesbukers akan distop. Sebab, kata dia, setelah ada surat penghentian itu, KPI akan memberi kesempatan ANTV untuk memberi penjelasan.

    Sejak ada tayangan Olga yang melecehkan kata salam orang Islam itu, KPI menerima banyak pengaduan dari masyarakat.

    ROFIUDDIN

    Berita terpopuler lainnya:
    Begini Cara Nachrowi Sindir Jokowi dan Alex

    Kiamat Internet Enam Hari Lagi
    KPK Bidik Mobil Mewah Anas
    Mobil Anas Sudah Berpindah Tangan

    Pasca Ribut Tari Tor-tor, Ini Usulan Malaysia

    Begini Cara Penjahat Cyber Kuras Uang Anda

    Diduga Politik Uang, Ini Jawab Timses Alex-Nono

    Misteri Partikel Tuhan Segera Terjawab

    Banyak Warnet Masih Bisa Akses Konten Porno


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.