Rabu, 14 November 2018

Kencan Pertama, Moerdiono Jadi Sopir Poppy

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Moerdiono. TEMPO/ Novi kartika

    Moerdiono. TEMPO/ Novi kartika

    TEMPO.CO , Jakarta:Mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono telah menjalin kisah cinta dengan Poppy Dharsono selama 22 tahun. Hubungan keduanya dimulai pada 14 Oktober 1989. Ketika itu, Poppy tengah berencana berangkat ke Bandung untuk menghadiri pernikahan sepupu dari sahabatnya, di Bandung.

    "Saat mau berangkat, Pak Moer menelepon saya," kata Poppy dalam buku Pak Moer-Poppy The Untold Story. "Pak Moer mengajak saya jalan-jalan keliling Jakarta."

    Tapi karena harus beranjak ke Bandung, Poppy tidak menyanggupi ajakan itu. Mendapat penolakan, Moerdiono tidak langsung mundur. Dia malah menawarkan diri untuk menjadi sopir Poppy. "Apa boleh saya menjadi sopirnya Poppy," kata Moerdiono waktu itu. Poppy pun langsung mengiyakan.

    Di masa itu, kata Poppy, Jalan Tol Cipularang belum ada. Maka rute yang diambil adalah Puncak, Bogor. Sesampainya di tempat resepsi, Poppy turun seorang diri. Sedangkan Moerdiono menunggunya di mobil seraya merokok.

    "Waktu saya keluar, Pak Moer tengah mengobrol dengan beberapa sopir. Tidak terlihat kalau dia berpangkat Mayor Jenderal," ujar Poppy. Sejak saat itu, Poppy dan Moerdiono kerap jalan bersama.

    Buku Pak Moer-Poppy The Untold Story diluncurkan pertengahan Maret 2012. Buku ini langsung menjadi kontroversi karena itu keluarga Moerdiono melaporkan Poppy ke Badan kehormatan Dewan Perwakilan Daerah RI. Alasannya Poppy mulai pacaran dengan Moerdiono, ayah empat anak itu, saat masih terjalin ikatan pernikahan dengan istri pertamanya. Buku ini memang berisikan tulisan mengenai sisi lain Moerdiono dari tugasnya sebagai perancang teks pidato Soeharto.

    CORNILA DESYANA

    Berita Terkait
    Anak Moerdiono Laporkan Poppy Dharsono ke Polisi
    Sosok Moerdiono Berdasarkan Buku Pak Moer-Poppy




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?