Minggu, 18 November 2018

Ngakak Bareng di ATM  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ATM (Er Rak Error)

    ATM (Er Rak Error)

    TEMPO.CO, Jakarta - Matahari sudah tinggi, Sua (Chantawich Tanasewi) terbangun dari tidurnya. Tapi, dia tidak berada di atas kasur, melainkan ada pada lantai sebuah gudang tak dikenal. Pada saat Sua menoleh ke kiri, seekor buaya sedang menganga di tengah ruangan. Reptil itu diam saja, bergeming. Penasaran, Sua mendekatinya. Tapi tiba-tiba si buaya berkedip, mengatupkan rahangnya, dan mulai mengambil langkah untuk mengejar Sua.

    Karyawan bank itu langsung terpontang-panting. Dia lari keluar gudang dan menutup pintu. Baru saja Sua merasa lega terbebas dari si buaya, teriakan seorang lelaki langsung mengentaknya. Bukan hanya berteriak, si pria juga mengacungkan pistol ke arah dia. Lagi-lagi Sua harus lari meninggalkan tempat itu.

    Pemeran film komedi romantis Hello Stranger itu bertemu buaya gara-gara sebuah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang rusak di Provinsi Chonburi, Thailand. ATM merupakan judul film komedi romantis terbaru keluaran rumah produksi GMM Tai Hub (GTH). Adapun penggarapannya dipegang sutradara Mez Tharaton yang sebelumnya menyutradarai film drama romantis Dear Galileo.

    Tema cerita ATM memang tidak berbeda jauh dengan film komedi romantis Thailand lainnya. Seperti Crazy Little Thing Called Love atau Bangkok Traffic Love Story, ATM juga mengisahkan sepasang kekasih yang berusaha mempertahankan hubungan mereka dan sarat kelucuan. Bukan hanya lucu berdasar jalan cerita, tapi mimik muka para pemerannya.

    Sua memang kerap bertingkah konyol. Tapi pacarnya, Jib (Preechaya Pongthananikorn), juga tidak malu-malu menampilkan raut muka aneh. Apalagi ada sepasang ababil (anak baru gede nan labil), Peud dan Gob, yang sering menunjukkan perasaan cinta mereka secara berlebihan. Misalnya, waktu Peud berpura-pura merobek dada dengan pisau, mengambil hatinya, dan melemparkan ke Gob.

    "Hatiku hanya ada satu dan cuma aku berikan ke orang yang paling aku cintai. Karenanya, tolong jaga hatiku," kata Peud. Sungguh adegan lebay yang mampu mengocok perut.

    Gara-gara mesin ATM juga Sua dan Jib perang. Kedua pegawai bank itu berusaha saling membuktikan kalau mereka bisa memecahkan masalah kerusakan si mesin. Tapi bukan film komedi romantis namanya jika kedua tokoh utama itu tidak dapat menyajikan kelucuan dalam masalah mereka.

    Seperti tidak cukup mengarahkan para pemain bertingkah konyol, Tharaton juga memasukkan pelbagai musik yang mendukung kelucuan ATM. Seperti kemunculan suara gagak, "Ngaok ngaok," di jeda adegan atau usai si tokoh bertingkah aneh. Walhasil, selama 123 menit, ATM mampu membuat penonton tak henti tertawa sampai rahang mulut terasa keram.

    Untuk film bergenre romantis, ATM patut diacungi dua jempol. Selain layak disaksikan pecinta film romantis, ATM juga cocok untuk Anda yang ingin melepas kepenatan usai bekerja atau sekolah. Sebab tanpa perlu berpikir keras, penonton bisa mengikuti jalan cerita ATM. Apalagi kalau melihat mimik muka para pemeran. Dijamin Anda akan tertawa terbahak-bahak.

    Maka, tidak aneh bila bioskop Blitzmegaplex terus menayangkan ATM meski sudah memasuki minggu ketiga. Toh dari hal sederhana, yaitu mesin ATM, Tharaton bisa menciptakan cerita yang hebat dan menghibur.

    Untuk Anda yang tertarik, selamat menonton.

    Sutradara: Mez Tharaton

    Pemain: Chantawich Tanasewi, Preechaya Pongthananikorn, Thawat Pornrattanaprasert, dan Pongsatorn Jongwilas

    Durasi: 123 menit

    Diputar di Blitzmegaplex

    CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.