Widjajono Partowidagdo: Nyalakan Lampu demi Tamu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Widjajono Partowidagdo. TEMPO/Tony Hartawan

    Widjajono Partowidagdo. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebagai Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo sangat fasih bicara soal energi. Sambil membolak-balik sejumlah surat kabar di kediamannya Jalan Ciragil Blok S, Selasa 15 November 2011 pukul 07.30, ia kembali menjelaskan konteks berita-berita yang muncul terkait kebijakan soal energi.

    Dia antara lain mengusulkan kenaikan harga premium menjadi Rp 5.500, mengizinkan PLN impor gas, dan kesiapan Indonesia membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. “Masyarakat kita masih careless kok mau nuklir, masih banyak sumber lain,” ujar Pak Wid yang mengenakan batik cokelat lengan panjang dengan celana training berwarna biru bergaris merah sampingnya. Rambutnya masih basah acak-acakan karena baru selesai mandi.

    Ketika Tempo mengusiknya tentang 10 lampu yang masih menyala di ruang tamu, tengah, dan ruang makan, dengan enteng Pak Wid menukas, “Ya, dimatikan saja.”

    Dia mengaku sebelum matahari terbit biasa mematikan seluruh lampu di dalam ruangan rumahnya. Namun karena pagi tadi kedatangan tim Tempo, lampu dibiarkan menyala sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu. “La, temanmu masih makan gitu, kok. Nanti sendoknya ketelen kalau gelap,” ujar dia.

    SUDRAJAT | ISTIQOMATUL H


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.