Serial Baru 'The Simpsons' Diperpanjang 2 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Keluarga The Simpsons. Maggie (kiri), Marge, Lisa, Homer dan Bart. AP/Fox

    Anggota Keluarga The Simpsons. Maggie (kiri), Marge, Lisa, Homer dan Bart. AP/Fox

    TEMPO Interaktif, New York - Penggemar serial kartun The Simpsons untuk sementara bisa bernapas lega. Seri animasi ini akan diperbarui selama dua tahun mendatang. Sebelumnya, pengisi suara serial kartun ini mengancam untuk mengakhiri sesi karena perselisihan kontrak kerja. Namun Fox mengumumkan akan membuat serial ini mengudara pada seri 24 dan 25.

    Seri animasi tentang keluarga Simpsons--termasuk ayah Homer yang dikenal dengan nama "D'oh!"--adalah serial terpanjang untuk televisi. Negosiasi keberlangsungan serial ini sudah muncul sejak seri 23 lalu. Twentieth Century Fox Television yang menayangkan acara ini mengatakan pihaknya tak dapat melanjutkan mengudara tanpa memotong biaya dan menargetkan gaji untuk pengisi suara Harry Shearer, Dan Castellaneta, Julie Kavner, Nancy Cartwright, Yeardley Smith, dan Hank Azaria.

    Tiap pemain mendapatkan Rp 71 miliar atau setara dengan US$ 8 juta per tahun untuk pekerjaan mereka pada serial animasi ini. Dan pihak Fox tak bisa melanjutkan tanpa melakukan pemotongan gaji. Pada Jumat (waktu New York) lalu, aktor Shearer mengatakan produser acara tersebut menuntut pengurangan gaji sebesar 45 persen.

    Sayangnya, ketentuan kesepakatan baru atas para pemain tersebut tidak diumumkan. Reporter Hollywood mengutip sumber yang tak dikenal yang mengatakan para pemain menerima potongan gaji sebesar 30 persen untuk tiap 22 episode per serial.

    Shearer telah mengatakan kepada produser bahwa ia setuju menerima pemotongan gaji 70 persen. Tetapi dengan syarat para aktor mendapatkan pembagian keuntungan acara dari promosi dan penjualan serial animasi ini.

    Padahal pencipta The Simpsons, Matt Groening dan James L. Brooks, mendapatkan pembagian keuntungan itu. Namun tidak bagi para pemain. Juru bicara Twentieth Century Fox Television, Chris Alexander, mengatakan ia tidak mengomentari pernyataan Shearer.

    AP | ISMI WAHID


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.