Sa'Unine Ngamen Tamasya di Malang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Malang -Kelompok musik Sa'unine String Orchestra Yogjakarta menggelar pertunjukan di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang, Kamis (22/9). Pertunjukan di Malang merupakan rangkaian tur Sa'unine  ke enam kota di Indonesia, yakni Bandung, Semarang, Salatiga, Solo, Malang dan Surabaya.

    Menurut Nuranto, prosuder Sa'Unine yang juga pemimpin Tembi Rumah Budaya Yogyakarta, kegiatan  bertajuk Ngamen Tamasya itu merupakan bagian dari tur perkenalan Sa'Unine yang sudah menyelesaikan album keduanya yang berjudul Buaian Sepanjang Masa.

    "Ngamen ini untuk menguatkan komitmen Sa'Unine String Orchestra sebagai orkes gesek Indonesia yang menghidangkan lagu-lagu Indonesia," ujarnya. Selain itu, juga untuk memasyatakatkan musik orchestra di masyarakat. "Selama ini orkestra terkesan eksklusif. Kehadirnya di kampus diharapkan bisa mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenal pop saja," kata Nuranto.

    Pertunjukan Sa'Unine yang berlangsung di auditorium terbuka Fakultas Ekonomi itu menghadirkan orkestra dengan 45 personel yang didominasi menggunakan alat musik gesek itu menyajikan 15 lagu dari dua albumnya. Lagu-lagu itu antara lain Tidurlah Intan, Sapu Lidi, Timang-timang, Timang Si Buyung, Nina Bobo dan Tak Lelo Ledong.

    Lebih dari seribu penonton menyaksikan pertunjukan ini sambil duduk lesehan. Meski penonyon yerlihat tak serius menikmai pertunjukan ini, namun penonton tetap memberikan apreasi yang bagus. Di akhir pertunjukan, penonton memberikan standing aplaus kepada para pemain.

    Konduktor Oni Krisnewerto mengaku gembira dengan antusiasme penonton. "Meski mereka tak seris, saya gembira mereka mau datang. Ini memang bagian dari cara kami memasyarakatkan orkestra."

    BIBIN BINTARIADI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.