Festival Pesisir Ramaikan Hari Jadi Bengkulu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mengadakan Festival Pesisir pada 11- 13 November 2011 mendatang. Berbagai pertunjukan seni, budaya, sejarah, dan wisata yang ada di Bengkulu bakal dipentaskan dalam festival yang digelar untuk menyambut hari jadi Provinsi Bengkulu ke-43 itu.

    Beberapa acara yang akan digelar antara lain peragaan rias pengantin dan pelaminan dari berbagai kabupaten yang ada di Bengkulu, lomba hias delman, festival layang-layang, dan festival serumpun rentak Melayu se-Sumatera. Festival juga bakal dimeriahkan dengan lomba kuliner sari laut yang menghadirkan koki selebriti Farah Quinn sebagai juri.

    "Selain memperingati hari jadi Provinsi Bengkulu, festival ini juga untuk lebih memperkenalkan lagi potensi pesisir yang ada di daerah ini,” ungkap kepala Dinas Pariwisata dan budaya Provinsi Bengkulu Darusalam, Jumat, 9 September 2011.

    Darusalam mengatakan Bengkulu yang memiliki 525 kilometer garis pantai menyimpan banyak objek wisata bahari yang dapat menjadi potensi wisata. Sebut saja Pantai Panjang dan Pantai Tapak Paderi di Kota Bengkulu, Pantai Way Hawang di Kabupaten Kaur, Pantai Indah di Kabupaten Muko-muko dan pantai perawan di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Sayangnya, selama objek wisata tersebut kurang dipromosikan.

    Selain menyimpan objek wisata Bahari, Bengkulu, juga memiliki wisata sejarah yang patut dikunjungi, seperti Benteng Marlborough yang dibangun pada 1714-1719. Benteng peninggalan Inggris itu masih tetap berdiri kokoh di Kota Bengkulu. Juga kediaman Bung Karno selama pengasingannya dan beberapa peninggalan sejarah lainnya.

    Darusalam berharap Festival Pesisir masuk dalam jadwal acara yang wajib dikunjungi oleh para pencinta wisata bahari dan budaya. “Karena pada festival ini kita memberikan apa yang dicari para pecinta wisata bahari dan sejarah budaya,” katanya berpromosi.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.